spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

201 Personel Polresta Kupang Kota Amankan Prosesi Paskah Galilea di Jalur Laut

KUPANG – Polresta Kupang Kota menerjunkan sebanyak 201 personel untuk mengamankan Prosesi Paskah Galilea yang digelar oleh Pemuda GMIT Klasis Kota Kupang, Minggu (5/4/2026).

Prosesi Paskah yang berlangsung melalui jalur laut ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Paskah 2026 bagi umat Kristen di Kota Kupang. Kegiatan dimulai dari Pantai Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, dan berakhir di kawasan Pantai Tedis, Lahi Lai Bissi Kopan (LLBK), Kota Lama.

Kapolresta Kupang Kota, Djoko Lestari, mengatakan bahwa prosesi Galilea ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan Paskah yang sebelumnya diawali dengan prosesi mengenang sengsara Yesus Kristus atau Jalan Salib yang dilaksanakan pada Kamis (2/4) malam hingga Jumat (3/4) pagi.

“Pengamanan ini kami lakukan secara maksimal dengan melibatkan 201 personel, dibantu oleh personel BKO dari Polda NTT melalui Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda NTT dan Satuan Brimob Polda NTT, serta stakeholder terkait lainnya, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kombes Pol. Djoko Lestari.

Mantan Kapolres Pamekasan tersebut menambahkan bahwa pengamanan jalur laut menjadi perhatian khusus karena prosesi melibatkan banyak peserta dengan menggunakan transportasi laut, sehingga diperlukan pengawasan ekstra demi menjamin keselamatan seluruh peserta.

Ia juga menilai Prosesi Paskah Galilea tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kota Kupang.

“Prosesi ini bukan sekadar perayaan iman, tetapi juga simbol kebersamaan dan toleransi. Kami mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak, termasuk saudara-saudara kita dari umat Islam yang turut berpartisipasi mendukung kegiatan ini,” tambahnya.

Kapolresta Kupang Kota berharap momentum Paskah dapat memperkuat nilai-nilai persaudaraan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Kota Kupang.

“Semoga semangat kebangkitan Yesus Kristus membawa kedamaian dan semakin mempererat kerukunan antarumat beragama di Kota Kupang, sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya.(Sys/ST).

Most Popular