spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

29 Butir Amunisi Ditemukan di Selokan, Polisi Selidiki

SOE, TTS – Warga Kota Soe dikejutkan oleh penemuan 29 butir amunisi yang tersembunyi di dalam saluran air di Jalan Ikan Karpel, Kelurahan Oenasi, pada Kamis (4/12/2025) pagi. Temuan ini memicu penyelidikan Polres TTS karena mengindikasikan adanya upaya pembuangan atau penyimpanan barang berbahaya di area pemukiman.

Penemuan bermula ketika Joni Jemri Nenohalan tengah membersihkan halaman rumahnya dan melihat benda mencurigakan di dalam selokan. Ia lantas melaporkan hal tersebut kepada Beny Umbu Siwa Nubatolis, seorang anggota Polri, yang memastikan bahwa benda tersebut adalah amunisi aktif.

Mendapat laporan warga, tim Polres TTS yang dipimpin Kasat Intel IPTU Jenedi Lian, S.H., langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan, polisi mengamankan 3 butir amunisi hampa kaliber 5,56 mm serta 26 butir amunisi tajam kaliber 6,5 mm. Amunisi ditemukan dalam kondisi terpisah, berada di beberapa titik selokan, dan diduga telah sengaja dibuang atau disembunyikan.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko melalui Kabidhumas Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan apresiasi kepada warga yang cepat melapor. Ia menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan wilayah. “Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang sigap melaporkan temuan ini. Setiap informasi dari warga sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Polda NTT memastikan penyelidikan atas asal-usul amunisi tersebut dilakukan secara profesional dan menyeluruh. Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang namun tetap waspada terhadap temuan-temuan serupa. “Kami mengimbau masyarakat melaporkan setiap hal mencurigakan terkait senjata api, amunisi, atau bahan berbahaya lainnya. Kerja sama masyarakat adalah kunci terciptanya keamanan bersama,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Polres TTS masih melakukan pendalaman, termasuk menelusuri kemungkinan keterkaitan amunisi dengan aktivitas masyarakat sekitar maupun dugaan hubungan dengan kasus sebelumnya. Polisi juga berencana memeriksa saksi-saksi tambahan untuk mengungkap siapa yang membuang atau menyimpan amunisi tersebut. (Sys/ST)

Most Popular