KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menegaskan bahwa masa depan pertanian NTT berada di tangan generasi muda. Pesan itu disampaikan saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Tani Indonesia (PTI) NTT di Hotel Harper Kupang, Kamis (28/11/2025) malam.
Acara pelantikan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, termasuk Ketua Umum DPP PTI Budisatrio Djiwandono, Anggota DPR RI Usman Husen dan Gavril Novanto, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, Bupati Kupang, Ketua DPRD NTT, Wakil Ketua DPRD NTT Fernando Soares, serta Ketua DPRD Kota Kupang.
Di depan para kader Pemuda Tani dari seluruh kabupaten/kota, Gubernur Melki menegaskan bahwa arah pembangunan harus kembali pada sektor riil, khususnya pertanian sebagai penopang utama ekonomi daerah.
“Politik sudah selesai. Sekarang saatnya kita kembali bekerja, turun ke sawah dan ladang untuk mendorong lompatan ekonomi NTT,” tegasnya.
Gubernur Melki mengapresiasi struktur organisasi PTI yang kini lengkap dari pusat hingga daerah. Menurutnya, kehadiran generasi muda dalam sektor pertanian menjadi kekuatan baru untuk modernisasi, digitalisasi, dan industrialisasi pertanian NTT. Data Badan Pusat Statistik (BPS), sebutnya, menegaskan bahwa pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah, sehingga masuknya lebih banyak anak muda akan mempercepat peningkatan produktivitas dan nilai tambah komoditas lokal.
Gubernur Melki juga menyoroti berbagai inovasi PTI, seperti penanaman jagung di Lanud El Tari, pengembangan Koperasi Pemuda Tani (Komuni), hingga aplikasi Komuni Raya yang mempermudah layanan distribusi hasil tani. Selain itu, PTI turut memperkuat UMKM kopi melalui penyediaan mesin packaging di Kupang dan Labuan Bajo untuk memperluas akses pasar hingga hotel, restoran, dan jaringan ritel nasional.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menjadikan pertanian sebagai kekuatan utama ekonomi NTT. Ia menegaskan bahwa anak muda harus memimpin perubahan dalam cara bercocok tanam, penggunaan teknologi, pengolahan hasil, hingga strategi pemasaran.
“PTI harus menjadi simbol pertanian NTT yang modern, gesit, dan terbuka bagi anak muda. Saatnya generasi muda berada di depan, memimpin transformasi sektor pertanian,” ujar Gubernur Melki.
Ia menutup sambutannya dengan ajakan kepada seluruh pemuda untuk mengambil peran dalam membangun ekonomi daerah melalui sektor pertanian.
“Kita bangun pertanian sebagai kekuatan ekonomi utama NTT. Saatnya anak muda memimpin perubahan. Semoga langkah baik ini membawa berkat bagi seluruh masyarakat NTT,” pungkasnya. (Sys/ST)

