SOE, TTS – Bupati Timor Tengah Selatan, Eduard Markus Lioe, mulai mengirim sinyal kuat perombakan birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan. Hal itu ditandai dengan dibukanya secara resmi Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Selasa (30/12/2025), yang menjadi pintu masuk rotasi dan mutasi jabatan strategis di tubuh Pemkab TTS.
Dalam sambutan bernada tegas, Bupati Eduard menekankan bahwa uji kompetensi bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen seleksi kekuasaan birokrasi berbasis sistem merit, sebagaimana diamanatkan UU Nomor 20 Tahun 2023 dan PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang manajemen ASN.
“Rotasi dan mutasi harus berbasis kompetensi, kinerja, dan integritas, bukan kedekatan, bukan kepentingan, apalagi titipan politik,” tegas Bupati Eduard di hadapan para pejabat peserta uji kompetensi.
Pernyataan tersebut dibaca sebagai peringatan keras bagi pejabat yang selama ini dinilai tidak optimal, stagnan, atau gagal menerjemahkan visi kepala daerah ke dalam kinerja nyata. Bupati Eduard menegaskan bahwa tantangan birokrasi ke depan menuntut pejabat yang cepat, adaptif, kreatif, dan inovatif, bukan sekadar aman di zona nyaman.
“Kita tidak butuh pejabat yang bekerja rutinitas, tetapi pejabat yang mampu melakukan terobosan dan berani mengambil keputusan untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa hasil uji kompetensi ini akan menjadi alat ukur utama dalam menentukan siapa yang dipertahankan, digeser, atau bahkan disingkirkan dari jabatan strategis. Ia meminta seluruh peserta mengikuti proses secara jujur dan serius karena hasilnya akan menentukan arah karier birokrasi masing-masing.
Di sisi lain, langkah ini dinilai sebagai upaya konsolidasi pemerintahan di akhir tahun 2025, sekaligus penegasan kendali Bupati terhadap arah kebijakan birokrasi daerah. Pemerintah Kabupaten TTS, kata Bupati, membutuhkan jajaran pimpinan OPD yang sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju Kabupaten Timor Tengah Selatan yang maju, adil, dan sejahtera.
Menutup sambutannya, Bupati Eduard menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, serta menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi yang dipercaya menjaga objektivitas dan independensi proses uji kompetensi.
Dengan dibukanya uji kompetensi ini, publik kini menanti siapa saja pejabat yang akan bertahan, bergeser, atau tersingkir, seiring rencana rotasi besar-besaran yang diperkirakan segera dilakukan dalam waktu dekat. (Sys/ST)

