SOE, TTS – Setelah menjadi sorotan publik dan menuai keluhan dari orang tua peserta didik, Kepala SMP Negeri Satap Fatukopa, Kecamatan Fatukopa, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Meri Laubila, S.Pd, akhirnya mengembalikan Dana Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2022 kepada para peserta didik penerima bantuan.
Pengembalian dana PIP tersebut dilakukan pada Sabtu (10/1/2026) dengan total dana sebesar Rp27.925.000, dan diserahkan secara langsung kepada para peserta didik maupun orang tua sesuai dengan data penerima yang tercatat.
Langkah ini dilakukan menyusul adanya keluhan dari masyarakat dan orang tua siswa yang mempertanyakan belum diterimanya dana bantuan pendidikan yang menjadi hak peserta didik sejak tahun 2022.
Kepada media ini, Minggu (11/1/2026), melalui pesan WhatsApp, Meri Laubila menegaskan bahwa pengembalian dana tersebut merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai kepala sekolah serta komitmen untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di SMP Negeri Satap Fatukopa.
“Di hari Sabtu (10/1/2026) kemarin saya sudah melakukan pembayaran dana PIP tahun 2022 kepada para orang tua maupun peserta didik,” ungkap Meri.
Ia mengakui bahwa persoalan penyaluran dana PIP tersebut menjadi bahan evaluasi serius agar ke depan pengelolaan bantuan pendidikan dapat dilakukan secara lebih transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun demikian, Meri Laubila juga mengungkapkan bahwa tidak hanya dana PIP tahun 2022 yang bermasalah. Berdasarkan hasil penelusuran data internal sekolah, masih terdapat dana PIP dari tahun-tahun sebelumnya yang belum disalurkan kepada peserta didik penerima.
Pada tahun 2019, terdapat 26 peserta didik dengan total dana sebesar Rp9.100.000 yang belum menerima dana PIP. Sementara pada tahun 2021, terdapat 21 peserta didik dengan total dana sebesar Rp14.625.000 yang juga belum disalurkan. Dengan demikian, total dana PIP tahun 2019 dan 2021 yang belum direalisasikan mencapai Rp23.725.000.
“Sisa dana PIP tahun 2019 dan 2021 itu nanti saya bayarkan pada bulan Februari 2026,” tegas Meri Laubila.
Sementara itu, Ketua Komite SMP Negeri Satap Fatukopa, Johan Effy, membenarkan bahwa dana PIP tahun 2022 telah diserahkan langsung oleh kepala sekolah kepada para penerima.
“Kemarin ibu kepala sekolah datang dan bertemu langsung dengan para orang tua maupun peserta didik yang berhak menerima PIP dan langsung dibagikan. Jadi dana PIP khusus tahun 2022 sudah diselesaikan,” jelas Johan.
Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan klarifikasi antara pihak sekolah, pengurus komite, dan orang tua peserta didik, diketahui masih terdapat sisa dana PIP tahun 2019 dan 2021 yang belum disalurkan. Sementara dana PIP tahun 2020 telah direalisasikan sepenuhnya.
“Mewakili badan pengurus komite dan seluruh orang tua peserta didik, kami berharap agar sisa dana PIP tahun 2019 dan 2021 segera diselesaikan sesuai dengan janji yang telah disampaikan,” ujarnya.
Johan Effy juga menegaskan harapan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari serta meminta adanya pengawasan yang lebih ketat dari pihak terkait.
“Kami berharap ada pengawasan yang lebih ketat dari dinas dan instansi terkait agar penyaluran bantuan pendidikan benar-benar tepat sasaran, transparan, dan tepat waktu,” pungkasnya.(Sys/ST).

