spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Soeharto Kupang, Sopir Diamankan Polisi

KUPANG – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut kembali terjadi di Kota Kupang. Seorang pejalan kaki tewas setelah ditabrak mobil di Jalan Soeharto, tepatnya di depan Kantor Bumi Putra, berhadapan dengan Masjid At Taqwa, pada Minggu (11/1/2026) dini hari.

Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil Suzuki Carry Futura dengan nomor polisi DH 8210 AK yang dikemudikan Harley Davidson Mone (30), warga RT01/RW01 Desa Eonbesi, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Korban diketahui bernama Imanuel Manafe (58), warga RT17/RW06 Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Kupang Kota, Kompol Sudirman, kepada wartawan menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.20 Wita.

Menurutnya, mobil Suzuki Carry Futura bergerak dari arah SPBU depan Hotel Sylvia menuju Markas Polda NTT. Saat melintas di lokasi kejadian, korban yang merupakan pejalan kaki berusaha menyeberang jalan dari arah Masjid At Taqwa menuju Kantor Bumi Putra.

“Setelah sampai di depan Kantor Bumi Putra, korban tiba-tiba kembali menyeberang ke arah Masjid At Taqwa,” jelas Kompol Sudirman.
Karena jarak yang sudah sangat dekat, pengemudi tidak sempat menghindar. Mobil kemudian menabrak korban dan selanjutnya menghantam pembatas jalan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan segera dilarikan ke RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Pengemudi mobil, lanjut Kompol Sudirman, mengaku tidak dapat mengendalikan kendaraan karena korban menyeberang kembali secara mendadak.
“Jarak sudah terlalu dekat sehingga pengemudi tidak sempat menghindar,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kecelakaan tersebut terjadi akibat kelalaian pengemudi. Saat ini, pengemudi telah diamankan di Mapolresta Kupang Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Iya, pengemudi sudah diamankan di kantor,” pungkas Kompol Sudirman.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama pada pagi hari dan saat kondisi cuaca kurang bersahabat.

Mengurangi kecepatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta saling menghargai antar pengguna jalan menjadi kunci utama keselamatan.
Karena kecelakaan tidak memilih waktu dan tempat, hari sial memang tidak pernah tercatat di kalender.(Sys/ST).

Most Popular