spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Menhan ke Perbatasan, NTT Perkuat Pertahanan

KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTT mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, dari Pangkalan TNI Angkatan Udara El Tari Kupang menuju Kabupaten Belu, Kamis (22/1/2026).

Kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI ke wilayah perbatasan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah pusat untuk memperkuat pertahanan negara sekaligus mendorong percepatan pembangunan di kawasan strategis Provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste.

Selama berada di Kabupaten Belu dan wilayah sekitarnya, Menteri Pertahanan RI dijadwalkan meninjau sejumlah agenda penting.
Di antaranya adalah lokasi rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 877/Biinmaffo di Kabupaten Timor Tengah Utara, peninjauan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, serta peninjauan Universitas Pertahanan (UNHAN) Ben Mboi Atambua.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa Nusa Tenggara Timur memiliki posisi strategis sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang harus diperkuat, baik dari sisi pertahanan, pembangunan sumber daya manusia, maupun kesejahteraan masyarakat.

“Wilayah perbatasan bukan hanya garda terdepan pertahanan negara, tetapi juga wajah Indonesia. Karena itu, penguatan pertahanan harus berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Gubernur.

Pemerintah Provinsi NTT menyambut baik perhatian dan komitmen pemerintah pusat terhadap penguatan sistem pertahanan negara, peningkatan kualitas pendidikan melalui kehadiran Universitas Pertahanan, serta penguatan ekonomi rakyat melalui pengembangan koperasi di wilayah perbatasan.

Gubernur menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama agar pembangunan di wilayah perbatasan berjalan seimbang antara aspek keamanan dan kesejahteraan rakyat.

Melalui rangkaian kunjungan kerja ini, Pemerintah Provinsi NTT berharap manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, sekaligus memperkuat posisi NTT sebagai wilayah strategis dan beranda terdepan NKRI.(Sys/ST).

Most Popular