KUPANG — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman meminta jajaran pengurus KONI Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memberi perhatian serius pada pembinaan cabang-cabang olahraga Olimpiade yang dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.
Penegasan tersebut disampaikan Marciano saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI NTT yang digelar di salah satu hotel di Kota Kupang, Minggu (9/2/2026).
“Kualitas harus selalu kita jaga, khususnya pada cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade,” ujar Marciano.
Menurutnya, peningkatan prestasi olahraga Indonesia di ajang multievent internasional, terutama Olimpiade, harus dimulai dengan fokus yang kuat pada pembinaan cabang olahraga Olimpiade sejak level daerah.
“Oleh karena itu, pada PON XXII Tahun 2028 di NTT–NTB kita fokus pada cabang olahraga Olimpiade, Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), cabang unggulan internasional, serta cabang pilihan tuan rumah,” jelasnya.
Marciano menegaskan, kemajuan olahraga nasional hanya dapat dicapai melalui kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, KONI, hingga pengurus cabang olahraga.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur NTT beserta jajaran, serta kepada Ketua KONI NTT Josef A. Nae Soi atas dedikasi dan kerja keras dalam membina olahraga di NTT.
“Saya mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan dan pengabdian yang telah diberikan. Semoga Musorprov ini menghasilkan keputusan terbaik bagi KONI NTT dan menjadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur NTT Melki Laka Lena menegaskan bahwa NTT bersama Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap menjadi tuan rumah PON XXII Tahun 2028, dengan seluruh persiapan terus dimatangkan.
Menurut Melki, terpilihnya NTT sebagai tuan rumah PON merupakan buah dari kerja keras dan perjuangan panjang kepemimpinan sebelumnya.
“Ini adalah hasil perjuangan yang tidak mudah. Kita patut memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Josef A. Nae Soi serta Gubernur NTT periode 2018–2023 Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat beserta jajaran, yang telah memberi perhatian dan dukungan besar saat itu,” ungkapnya.
Melki juga mengajak seluruh elemen, mulai dari DPRD Provinsi, KONI NTT, pengurus cabang olahraga, bupati dan wali kota, DPRD kabupaten/kota, hingga masyarakat NTT untuk bersatu dan bergandengan tangan menyukseskan PON XXII Tahun 2028.
“Suksesnya PON XXII Tahun 2028 tergantung dari kita semua. Kita harus memberikan perhatian penuh, baik pada infrastruktur maupun pembinaan atlet, agar NTT dan NTB mampu mencapai Panca Sukses,” katanya.
Panca Sukses yang dimaksud meliputi sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, sukses ekonomi, dan sukses pariwisata, sebagai warisan jangka panjang bagi daerah dan masyarakat. (ant/KS)

