ROTE NDAO – Peristiwa naas menimpa seorang pemancing berinisial AJFS alias Iteng yang meninggal dunia saat mencari ikan di Pantai Namodale, Kelurahan Namodale, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (6/2/2026) malam.
Kejadian bermula ketika korban bersama dua rekannya, Ferianto Faut dan Donal E. Putra Lani, berangkat memancing sekitar pukul 19.00 Wita. Korban berboncengan dengan Ferianto, sementara Donal menggunakan kendaraan terpisah. Sekitar pukul 19.45 Wita, mereka tiba di lokasi dan menyiapkan peralatan di tepi pantai karena kondisi air laut masih pasang surut.
Sekitar pukul 20.00 Wita, Ferianto lebih dahulu masuk ke laut dengan ketinggian air setinggi lutut menuju arah Batu Hun untuk memancing. Sementara itu, korban dan Donal sempat mencari gurita sebelum kemudian ikut memancing saat air setinggi paha orang dewasa, dengan jarak antara keduanya sekitar 10 meter.
Memasuki pukul 23.00 Wita, air laut mulai pasang hingga setinggi pinggang. Donal menyarankan korban yang tidak bisa berenang agar lebih dulu kembali ke tepi pantai. Korban kemudian berjalan menuju pantai. Beberapa saat kemudian, Donal melihat lampu senter kepala korban sudah mati dan mengira korban telah tiba dengan selamat.
Sekitar pukul 23.30 Wita, Donal dan Ferianto kembali ke tepi pantai namun tidak menemukan korban. Mereka kemudian melakukan pencarian bersama keluarga dan masyarakat setempat.
Informasi tersebut juga diteruskan kepada aparat, sehingga Bhabinkamtibmas Desa Maubesi, Kelurahan Onatali, serta personel piket Polsek Rote Tengah segera menuju lokasi untuk membantu pencarian.
Kapolsek Rote Tengah IPDA Godfriet E.S. Mail mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut. “Personel Polsek Rote Tengah bersama masyarakat melakukan pencarian terhadap korban di sekitar lokasi,” ujarnya.
Korban akhirnya ditemukan pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 07.15 Wita oleh warga bernama Jekson Killa, tersangkut di bebatuan di area Pantai Namodale. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSU Baa untuk penanganan awal dan keperluan visum, sebelum diserahkan kepada keluarga dan disemayamkan di rumah duka di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain.
Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono, S.ST., M.K.P. menyampaikan bahwa peristiwa tersebut menjadi kejadian kedua warga meninggal dunia saat beraktivitas di laut sepanjang tahun 2026. “Kejadian pertama terjadi di Kecamatan Loaholu wilayah hukum Polsek Rote Barat Laut, dan yang kedua di wilayah hukum Polsek Rote Tengah,” jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat beraktivitas di laut. “Pastikan selalu menjaga keselamatan dan saling mengingatkan demi kebaikan bersama,” katanya.
Pihak Polres Rote Ndao juga menyampaikan empati kepada keluarga korban dan berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.(Sys/ST).

