spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ledakan Gas di Kolhua Lukai IRT, Polisi Gerak Cepat Amankan Lokasi

KUPANG – Kesigapan aparat kepolisian kembali terlihat saat merespons musibah yang menimpa warga. Bhabinkamtibmas Kelurahan Kolhua, Aiptu I Ketut Alus Widiantara, langsung turun ke lokasi kejadian setelah menerima laporan ledakan gas di Kompleks BTN Kolhua, Selasa (10/2/2026).

Insiden yang terjadi di Blok VW 2, RT 21/RW 13, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa tersebut mengakibatkan seorang ibu rumah tangga mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis intensif.

Kapolresta Kupang Kota KBP Djoko Lestari, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Maulafa AKP Fery Nur Alamsyah, S.H., menjelaskan bahwa peristiwa diduga dipicu kebocoran tabung gas yang terperangkap di dalam dapur dengan ventilasi minim.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 16.10 WITA saat korban hendak menyalakan kompor minyak tanah. Tanpa disadari, ruangan dapur sudah dipenuhi gas bocor sehingga api langsung menyambar korban.

“Anggota Bhabinkamtibmas langsung bergerak cepat ke lokasi setelah mendapat laporan warga. Saat tiba di TKP, korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Siloam Kupang karena mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh,” jelas AKP Fery.

Selain melakukan pengecekan di dapur yang menjadi titik awal kejadian, petugas juga berkoordinasi dengan tim Pemadam Kebakaran yang tiba sekitar pukul 18.35 WITA.

Api berhasil dikendalikan dan tidak merambat ke bangunan lain sehingga kerugian materiil dapat diminimalisir.

Kapolsek Maulafa mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terkait penggunaan tabung gas dan keamanan dapur.

“Kami minta warga rutin mengecek selang dan regulator gas serta memastikan dapur memiliki ventilasi yang baik. Jika tercium bau gas, segera buka pintu dan jendela, dan jangan menyalakan api apa pun di dalam ruangan,” tutupnya. (Sys/ST).

Most Popular