KUPANG – Anak-anak sekolah dasar hari ini merupakan generasi yang akan menentukan masa depan Nusa Tenggara Timur (NTT). Dari ruang-ruang kelas di daerah, bukan tidak mungkin akan lahir pemimpin, tokoh masyarakat, bahkan gubernur di masa mendatang. Karena itu, perhatian terhadap pendidikan dasar harus menjadi tanggung jawab bersama.
Hal tersebut disampaikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat menghadiri kegiatan Aksi Peduli Sekolah yang digelar Bank Mandiri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di SDN 1 Baun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang.
Dalam kegiatan tersebut, Bank Mandiri menyerahkan paket tas sekolah berisi perlengkapan belajar kepada para siswa. Setiap paket berisi buku tulis, pensil, penggaris, penghapus, serta peraut.
Program ini mengusung semangat “Bekal Kecil, Langkah Besar untuk Masa Depan Negeri.”
Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada Bank Mandiri atas kepeduliannya terhadap pendidikan anak-anak di NTT. Menurutnya, bantuan perlengkapan sekolah mungkin terlihat sederhana bagi sebagian orang, namun memiliki arti penting bagi para siswa dalam menunjang proses belajar.
“Bagi sebagian orang, bantuan berupa buku dan pensil mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi anak-anak kita, perlengkapan tersebut sangat berarti untuk menunjang proses belajar dan menumbuhkan semangat mereka meraih cita-cita,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kontribusi Bank Mandiri yang tidak hanya berperan dalam mendukung pembangunan ekonomi di NTT, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap sektor pendidikan melalui berbagai program sosial.
Melalui program Aksi Peduli Sekolah, Bank Mandiri menyalurkan sebanyak 1.167 paket perlengkapan sekolah kepada 14 sekolah dasar yang tersebar di berbagai wilayah di NTT.
Sejumlah daerah penerima bantuan tersebut antara lain Ngada, Sumba Barat Daya, Malaka, Belu, Sumba Tengah, Kabupaten Kupang, Semau, Fatuleu, hingga Sabu Raijua.
Pemerintah Provinsi NTT berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan belajar anak-anak sekaligus meningkatkan motivasi mereka untuk terus bersekolah dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Pemerintah Provinsi NTT tentu akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat pembangunan pendidikan di daerah kita,” kata Gubernur Melki Laka Lena.
Program ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Nusa Tenggara Timur. (Sys/ST)

