SOE, TTS – Relygius L. Usfunan kembali dipercaya memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) untuk masa bakti 2026–2031. Kepercayaan tersebut menjadi modal bagi PKB TTS untuk mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029 dengan sejumlah target politik yang ambisius.

Penetapan Relygius sebagai Ketua DPC PKB TTS diumumkan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Muhaimin Iskandar atau Gus Imin, dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar secara daring dari Jakarta pada Kamis (11/6/2026).

Dalam Muscab tersebut, DPP PKB menetapkan kepengurusan DPC PKB di 21 kabupaten dan satu kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dari seluruh daerah di NTT, hanya dua ketua DPC PKB di daratan Timor yang kembali dipercaya memimpin tanpa pergantian, yakni Louise Lucky Taolin di Kabupaten Malaka dan Relygius L. Usfunan di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Usai ditetapkan kembali sebagai ketua, Relygius menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Ketua Umum DPP PKB beserta seluruh jajaran DPP, DPW, pengurus daerah, kader, Fraksi PKB, dan masyarakat yang terus memberikan dukungan dan kepercayaan.

Menurutnya, amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui kerja-kerja politik yang berpihak pada kepentingan masyarakat serta penguatan organisasi partai hingga ke akar rumput.

“Terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada saya. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab bersama seluruh pengurus dan kader untuk membawa PKB semakin maju dan semakin dekat dengan rakyat,” ujar Relygius.

Ia mengatakan, kepengurusan lima tahun ke depan akan difokuskan pada konsolidasi organisasi mulai dari tingkat DPC, PAC hingga ranting. Penguatan struktur partai dinilai menjadi langkah penting untuk menghadapi kontestasi politik pada Pemilu 2029.

READ  Bupati TTS Apresiasi Literasi SMP Negeri Matpunu, Pemda Diminta Perluas Dukungan Nyata

Selain memperkuat organisasi, PKB TTS juga telah menetapkan target besar pada pesta demokrasi mendatang. Partai bertekad mempertahankan sedikitnya lima kursi di DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan agar kembali memperoleh posisi sebagai unsur pimpinan DPRD.

Tak hanya itu, PKB TTS juga menargetkan merebut kembali kursi DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur dari daerah pemilihan Timor Tengah Selatan yang sempat hilang pada pemilu sebelumnya.

“Target kami adalah mempertahankan minimal lima kursi di DPRD TTS sehingga PKB kembali masuk unsur pimpinan DPRD. Selain itu, kami juga akan berjuang merebut kembali kursi DPRD Provinsi NTT yang sempat hilang dari dapil TTS,” tegasnya.

Untuk mencapai target tersebut, PKB TTS akan melakukan penataan struktur organisasi di seluruh tingkatan, memperkuat kaderisasi, meningkatkan pendidikan politik, serta menyiapkan calon legislatif sejak dini agar memiliki kapasitas dan kedekatan dengan masyarakat.

Relygius optimistis, dengan soliditas pengurus dan kader serta dukungan masyarakat, PKB TTS mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu kekuatan politik utama di Kabupaten Timor Tengah Selatan sekaligus memperluas pengaruh hingga tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Pemilu 2029.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus menjaga kekompakan dan bekerja bersama membangun partai yang semakin kuat, terbuka, dan hadir memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat.(Sys/ST).

Most Popular