SOE, TTS – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 Tahun 2026, Pengurus Cabang (PC) IBI Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten TTS meluncurkan program Pelayanan Antenatal Care (ANC) Terpadu dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi ibu hamil di UPT Puskesmas Kota Soe, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 37 fasilitas pelayanan kesehatan yang terdiri dari puskesmas, rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, dan klinik swasta di seluruh Kabupaten Timor Tengah Selatan sebagai rangkaian awal peringatan HUT IBI ke-75 yang puncaknya akan diperingati pada 24 Juni 2026.
Puluhan ibu hamil mengikuti pelayanan tersebut dengan mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara komprehensif untuk memantau kondisi ibu dan janin sejak dini.
Ketua PC IBI Kabupaten TTS, Rosince Lasena, S.ST, mengatakan pelayanan ANC Terpadu merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu hamil sekaligus menekan angka kematian ibu dan bayi.
Menurutnya, hingga Mei 2026 tercatat empat kasus kematian ibu dan 42 kasus kematian bayi di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius seluruh tenaga kesehatan.
“Pelayanan ANC yang berkualitas merupakan salah satu upaya strategis dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Karena itu pelayanan ini harus terus diperkuat dan menjangkau seluruh ibu hamil,” ujarnya.
Rosince menjelaskan ANC Terpadu dilaksanakan sesuai Standar Pelayanan Minimal melalui pendekatan 12T yang meliputi pemeriksaan fisik, laboratorium, pemberian tablet tambah darah, imunisasi, konseling, skrining kesehatan jiwa, deteksi faktor risiko sosial, hingga tata laksana dan rujukan apabila ditemukan komplikasi kehamilan.
Ia menambahkan, melalui ANC Terintegrasi, ibu hamil memperoleh pelayanan kesehatan yang lengkap dalam satu rangkaian pelayanan sehingga berbagai risiko kehamilan dapat dideteksi lebih dini.
Dalam momentum HUT IBI ke-75 yang mengusung tema “One Million More Midwives”, Rosince mengajak seluruh bidan di Kabupaten TTS untuk terus meningkatkan profesionalisme dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Saat ini Kabupaten Timor Tengah Selatan memiliki 762 bidan yang tersebar di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan dan menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Karolina R.A. Tahun, mengapresiasi komitmen IBI dalam meningkatkan pelayanan kesehatan melalui program promotif dan preventif.
Ia berharap kegiatan ANC Terpadu dapat meningkatkan kesadaran ibu hamil untuk rutin memeriksakan kehamilan sehingga berbagai faktor risiko dapat diketahui lebih awal.
Plt Asisten III Setda Kabupaten TTS, Nikson Nomleni, menegaskan bahwa bidan merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke pelosok desa.
Menurutnya, peran bidan sangat penting dalam mendampingi ibu sejak masa kehamilan, persalinan, hingga tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa.
Selain pelayanan ANC Terpadu, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Cek Kesehatan Gratis bagi ibu hamil yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkar lengan, suhu tubuh, denyut nadi, frekuensi pernapasan, kadar gula darah, asam urat, dan hemoglobin.
Melalui kegiatan ini, IBI Kabupaten Timor Tengah Selatan bersama Dinas Kesehatan berharap semakin banyak ibu hamil memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.(Sys/ST).

