SOE, TTS – Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe, melakukan peninjauan langsung ke lokasi tanah longsor di ruas Jalan Oenitas, Desa Kokoi, pada Sabtu (20/6/2026). Peninjauan dilakukan saat Bupati dalam perjalanan menuju Noeolin dan mendapati kondisi jalan yang mengalami kerusakan cukup parah akibat longsor.
Dalam kunjungannya, Bupati mengatakan bahwa peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung tingkat kerusakan yang terjadi sekaligus memastikan langkah penanganan yang perlu segera dilakukan.
Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, ditemukan sejumlah kerusakan serius yang mengancam kelancaran akses transportasi masyarakat. Longsor tanah dan amblesan badan jalan terjadi di beberapa titik, menyebabkan sebagian badan jalan runtuh ke bawah lereng. Kondisi ini membuat akses jalan menjadi sangat sempit bahkan terputus sehingga tidak dapat dilalui kendaraan dengan aman.
Menurut Bupati, lokasi jalan yang berada di kawasan berbukit dan lereng curam dengan struktur tanah yang gembur menjadi salah satu faktor utama terjadinya longsor. Tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir turut mempercepat pergerakan tanah yang kemudian merusak badan jalan.
Selain itu, di lokasi tersebut belum tersedia saluran drainase yang memadai maupun konstruksi penahan tanah. Akibatnya, air hujan langsung meresap ke dalam tanah dan memperparah kondisi kerusakan. Upaya perbaikan yang pernah dilakukan sebelumnya juga dinilai masih bersifat sementara sehingga tidak mampu bertahan saat musim hujan.
Kerusakan jalan tersebut berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat. Akses warga menuju pusat kecamatan maupun wilayah Nunkolo, Boking, dan daerah sekitarnya menjadi terganggu. Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mempengaruhi distribusi kebutuhan pokok, aktivitas ekonomi, serta pelayanan publik sehari-hari.
Menyikapi situasi tersebut, Bupati Eduard Markus Lioe mengaku telah menghubungi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten TTS untuk segera turun ke lokasi guna melakukan pengecekan lebih lanjut serta mengambil langkah penanganan darurat.
“Saya sudah meminta pihak Dinas PUPR Kabupaten TTS agar segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan darurat sehingga akses jalan dapat dibuka kembali dan masyarakat bisa beraktivitas dengan normal,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa Jalan Oenitas merupakan jalur penghubung yang sangat vital bagi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten TTS. Karena itu, selain penanganan darurat, pemerintah juga akan mendorong adanya solusi jangka panjang melalui pembangunan infrastruktur pengaman jalan.
Penanganan permanen yang direncanakan meliputi pemasangan bronjong atau tembok penahan tanah serta pembangunan saluran drainase yang memadai guna mencegah terjadinya longsor dan kerusakan serupa di masa mendatang.
Pemerintah Kabupaten TTS berharap langkah cepat yang dilakukan dapat segera memulihkan akses transportasi masyarakat sekaligus menjamin keamanan pengguna jalan yang melintasi ruas Jalan Oenitas.(Sys/ST).

