JAKARTA – Upaya Pemerintah Kabupaten Kupang untuk mempercepat pemulihan pascabencana dan penyelesaian infrastruktur mendapat respons positif dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Hal itu disampaikan Bupati Kupang, Yosef Lede, usai menggelar pertemuan koordinasi dengan Sekretaris Utama BNPB, Dr. Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Yosef Lede menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya terkait percepatan program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
“Kami hadir di sini untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat Kabupaten Kupang. Tidak hanya penanganan saat ini, tetapi juga penyelesaian persoalan-persoalan yang masih tersisa dari masa lalu,” ujar Yosef.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah percepatan perbaikan enam jembatan yang menjadi akses vital penghubung wilayah Sulamu hingga Amfoang. Menurut Yosef, keberadaan jembatan tersebut sangat penting bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian.
“Kami mendesak agar BNPB segera berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk mempercepat penyelesaian enam jembatan tersebut demi keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kupang juga meminta perhatian terhadap penanganan sejumlah titik rawan longsor yang berada di sekitar objek vital dan kawasan wisata. Penanganan dinilai mendesak mengingat wilayah tersebut direncanakan menjadi lokasi kunjungan Presiden dalam waktu mendatang.
Dalam pertemuan itu turut dibahas penyelesaian dampak bencana tahun 2020 di wilayah Baun dan sekitarnya yang hingga kini masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat.
Yosef menjelaskan, keterbatasan kemampuan keuangan daerah membuat intervensi pemerintah pusat menjadi sangat penting agar seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat diselesaikan secara menyeluruh.
Kabar baiknya, berbagai usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Kupang mendapat tanggapan positif dari BNPB.
“Puji Tuhan, respons dari BNPB sangat baik. Dalam waktu dekat tim mereka akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan sehingga penanganannya dapat segera ditindaklanjuti,” ungkap Yosef.
Ia berharap hasil koordinasi tersebut segera diwujudkan melalui langkah-langkah teknis yang cepat, tepat, dan terukur sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kupang.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten III Setda Kabupaten Kupang Juhardi David Selan dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kupang Tonci Teuf, yang mendampingi Bupati dalam pembahasan berbagai kebutuhan penanganan infrastruktur dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Kupang.(Sys/ST).

