SOE, TTS – Rombongan Komisi IV DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) bersama Wakil Ketua DPRD TTS, Aris Nenobahan, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten TTS, Jumat (23/1/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi atap bangunan kantor yang bocor dan menyebabkan ratusan buku bacaan basah serta terancam rusak akibat air hujan.
Ketua Komisi IV DPRD TTS, Relygius Usfunan, kepada wartawan menjelaskan bahwa kebocoran atap bangunan terjadi cukup parah karena faktor usia bangunan. Seng atap dilaporkan telah berkarat, sementara struktur kayu penyangga juga sudah lapuk.
“Setiap kali hujan turun, air masuk melalui atap yang bocor dan merembes hingga ke ruang perpustakaan. Ada ratusan buku bacaan yang basah akibat terkena air hujan. Jika hujan terus berlangsung, kami khawatir buku-buku tersebut akan rusak karena terlalu lama terendam air,” ungkap politisi yang akrab disapa Egi itu.
Politisi PKB tersebut menyebutkan, kondisi kerusakan atap bangunan sebenarnya telah diketahui sejak tahun 2025. DPRD TTS, kata dia, sudah berulang kali mendorong Pemerintah Daerah untuk segera melakukan perbaikan, namun hingga kini belum ada realisasi.
“Kami sudah melakukan perhitungan. Jika hanya perbaikan atap dengan mengganti seng dan kayu, anggarannya sekitar Rp300 hingga Rp350 juta. Namun Pemda berencana melakukan perbaikan total hingga ke bagian tembok, yang membutuhkan anggaran sekitar Rp3 miliar,” jelasnya.
Menurut Egi, rencana perbaikan total tersebut terkendala kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah pusat, sehingga sulit mendapatkan alokasi dana sebesar Rp3 miliar.
“Dengan efisiensi anggaran yang masih berlaku di tahun 2026, kami meminta agar Bupati TTS memprioritaskan perbaikan atap yang bocor terlebih dahulu untuk menyelamatkan buku-buku bacaan. Anggaran Rp300 sampai Rp350 juta masih bisa digeser melalui anggaran penyempurnaan,” pintanya.
Dalam kunjungan tersebut, hadir pula anggota Komisi IV DPRD TTS, yakni Melki Nenometa, Rico Bako, Guntur Nenometa, dan Jublina Sun. Rombongan DPRD diterima langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten TTS, Bernadus Y. Sunbanu, STP, M.Si, bersama Sekretaris Dinas Boy Tefa serta para staf.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten TTS, Boy Tefa, yang hendak dikonfirmasi lebih lanjut terkait dampak kebocoran atap bangunan tersebut, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan. Upaya konfirmasi melalui panggilan telepon dan pesan WhatsApp juga belum mendapat respons.(Sys/ST).

