KUPANG – Aksi cepat ditunjukkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Oepura, Aipda Mariano El. Klau, dengan memimpin kerja bakti sekaligus pengamanan trotoar rusak di Jalan HR Korroh, tepatnya di depan Gereja Imanuel Oepura, Senin (23/2/2026).
Langkah tersebut dilakukan menyusul laporan warga terkait trotoar berlubang akibat luapan air hujan yang dinilai membahayakan keselamatan pejalan kaki, terutama anak-anak sekolah dasar yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Kapolresta Kupang Kota, Djoko Lestari, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Maulafa AKP Fery Nur Alamsyah, S.H., menjelaskan kegiatan itu merupakan bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, dan mahasiswa dalam menjaga keselamatan masyarakat.
Menurutnya, Bhabinkamtibmas bersama Lurah Oepura, Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Ketua RT 12, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bergotong royong membersihkan sampah yang menyumbat saluran trotoar.
“Sampah yang menumpuk memicu luapan air hingga merusak infrastruktur jalan. Karena itu dilakukan pembersihan bersama agar tidak kembali terjadi genangan,” ujar AKP Fery.
Selain pembersihan, personel di lapangan juga memasang garis polisi (police line) pada sejumlah titik trotoar berlubang di sepanjang Jalan Reinasi sebagai langkah antisipatif.
Pemasangan tanda peringatan tersebut bertujuan memberikan peringatan dini kepada masyarakat agar tidak melintas di area berbahaya, khususnya saat hujan turun dan lubang tertutup genangan air.
“Prioritas utama kami adalah keselamatan warga dan anak-anak sekolah. Lubang ini sangat berisiko apabila tidak segera diberi tanda, apalagi berada di jalur dengan aktivitas pejalan kaki yang cukup padat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat karena dinilai mampu mencegah potensi kecelakaan sekaligus memperkuat kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. (Sys/ST)

