SOE, TTS – Polres Timor Tengah Selatan (TTS) kembali menggelar kegiatan Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal) sebagai agenda rutin pembinaan internal untuk memperkuat karakter, integritas, dan mentalitas seluruh personel.
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Mapolres TTS itu menjadi program mingguan guna membekali anggota dengan nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Pelaksanaan Binrohtal dilakukan secara lintas agama dan terbagi di sejumlah lokasi sesuai keyakinan masing-masing personel. Anggota beragama Kristen mengikuti ibadah di Gereja Oikumene Polres TTS, personel beragama Islam melaksanakan pembinaan di Masjid Al-Rasyit Polres TTS, sedangkan anggota beragama Hindu mengikuti kegiatan rohani di Pura Polres TTS.
Kapolres TTS melalui Kabag Sumda, AKP Tomy Kapasiang, menegaskan bahwa Binrohtal bukan sekadar rutinitas formal, melainkan sarana refleksi spiritual bagi anggota kepolisian dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
“Tujuan utama kami adalah membentuk insan Polri yang bertakwa. Jika hatinya sudah terpaut pada nilai-nilai agama, maka dalam melayani masyarakat pun akan dilakukan dengan tulus, humanis, dan penuh tanggung jawab,” ujar AKP Tomy Kapasiang, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, tugas kepolisian merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara yang harus dijalankan dengan integritas serta landasan keimanan yang kuat. Pembinaan rohani dan mental menjadi bagian penting dalam membentuk personel yang profesional sekaligus berkarakter.
Ia berharap kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan tersebut mampu menjaga profesionalitas personel serta mencegah terjadinya pelanggaran disiplin maupun etika dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Melalui program Binrohtal lintas agama ini, Polres TTS berupaya membangun sumber daya manusia Polri yang tidak hanya tangguh dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki kekuatan moral dan spiritual demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Sys/ST)

