SOE, TTS — Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) Eduard Markus Lioe menekan Inspektorat agar segera menuntaskan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terkait dugaan penyelewengan Dana Desa Tubmonas. Instruksi itu disampaikan dalam pertemuan di ruang rapat bupati, Senin (15/9/2025), yang dihadiri Kadis PMD Christian Tlonaen, Plt Kadis Inspektorat Rachel Messakh, serta perwakilan warga Tubmonas.
Dalam rapat, Bupati menanyakan perkembangan LHP yang hingga kini belum rampung.
“Ibu Plt, tolong prioritaskan untuk selesaikan LHP Desa Tubmonas, supaya masalah ini cepat selesai,” pinta Bupati.
Bupati juga meminta warga Tubmonas tidak lagi bolak-balik ke Soe untuk menanyakan perkembangan kasus.
“Orang tua tunggu saja informasi dari staf saya. Kalau LHP sudah ada, baru kita adakan pertemuan lagi. Biar saya yang langsung tanya ke Inspektorat,” tegasnya.
Usai pertemuan, sejumlah warga mengungkapkan dugaan pemalsuan tanda tangan dalam SPJ pembayaran honor guru PAUD.
“Kami sudah lihat SPJ, tanda tangan yang tercantum bukan milik kami. Kami juga tidak pernah menerima uang tersebut. Kami curiga tanda tangan kami dipalsukan,” ungkap Ari Nomleni dan Mery Bula, guru PAUD setempat.
Sementara itu, Abraham Kause, salah satu warga Tubmonas, menyampaikan apresiasi atas sikap cepat Bupati TTS dalam merespons laporan masyarakat.
“Terima kasih untuk Pak Bupati yang langsung memberi perhatian serius. Respons cepat ini memberi harapan persoalan segera dituntaskan,” ucapnya.
Sebelumnya, warga Desa Tubmonas melaporkan sedikitnya enam dugaan penyimpangan pengelolaan dana desa, yakni:
1. Penyelewengan BLT Dana Desa 2024, di mana 66 KPM tidak menerima secara penuh.
2. BLT DD 2025 untuk 38 KPM telah dicairkan tetapi belum disalurkan.
3. Insentif pendidik PAUD dan tenaga kesehatan 2023 tidak dibayarkan.
4. Proyek Kebun Desa 2022 diduga fiktif.
5. Proyek rabat beton 2023 hanya direalisasikan sepanjang 500 meter dari target 600 meter.
6. Dugaan pelanggaran etika poligami, di mana istri kedua kepala desa menjabat sebagai bendahara desa.
Plt Kadis Inspektorat TTS, Rachel Messakh, mengonfirmasi bahwa audit Dana Desa Tubmonas sudah berjalan sejak pekan lalu.
“Tim sudah turun ke lapangan untuk cek langsung, sambil menunggu dokumen pendukung dari pemerintah desa. Audit masih berlangsung,” jelasnya. (Sys/ST)
Editor: Agus S

