SOE, TTS – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) resmi melepas 37.500 kilogram benih jagung varietas MAXXU 1 untuk didistribusikan ke 32 kecamatan, 260 desa, dan 262 kelompok tani se-TTS. Prosesi pelepasan berlangsung Senin, 1 Desember 2025, dipimpin langsung oleh Bupati TTS Eduard Markus Lioe.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen, SH., S.IK., MH., yang diwakili Kasat Binmas AKP Made Sudarma Wijaya, serta Plt. Kepala Dinas TPHP TTS, Jack Benu.
Pelepasan benih menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mempercepat musim tanam 2025, terutama di tengah kondisi curah hujan yang masih belum merata. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar seluruh proses distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Dengan komunikasi yang baik, bibit dan pupuk harus sampai ke tangan masyarakat tepat waktu,” tegasnya. Bupati juga meminta para penyuluh pertanian untuk bekerja lebih cepat dan responsif. “Kalau ada hal-hal yang dihadapi di lapangan, segera sampaikan kepada Plt. Kadis Pertanian agar kita bisa mencari solusi.”
Ia menjelaskan bahwa meski hujan belum merata, sebagian besar tanaman jagung yang telah ditanam masyarakat sudah mulai tumbuh. Karena itu, percepatan distribusi benih dan pupuk menjadi sangat krusial untuk mencegah keterlambatan tanam, terutama di daerah-daerah yang baru memasuki musim hujan.
“Kalau hujan sudah berjalan baik tetapi tanam terlambat, jangan berharap hasil maksimal,” ujar Bupati mengingatkan.
Kehadiran Kasat Binmas AKP Made Sudarma Wijaya mewakili Kapolres TTS menunjukkan dukungan kepolisian dalam menjaga keamanan dan kelancaran distribusi benih di lapangan. Polres TTS dipastikan siap membantu memastikan proses penyaluran berlangsung tertib, aman, dan tidak mengalami hambatan teknis maupun nonteknis.
Bupati juga menyinggung perubahan pola intervensi pemerintah terkait pengadaan benih dan pupuk pada tahun ini. Skema baru tersebut, katanya, menuntut koordinasi yang lebih intens antara pemerintah daerah, penyuluh, dan kelompok tani agar setiap kendala dapat direspons cepat dan kebijakan teknis di lapangan bisa diputuskan secara tepat.
Menutup sambutan, Bupati Eduard Markus Lioe kembali mengingatkan seluruh jajaran pertanian dan stakeholder untuk memberikan pelayanan terbaik bagi petani di TTS, sehingga musim tanam 2025 dapat berjalan optimal dan menghasilkan produktivitas panen yang jauh lebih baik.
Dengan pelepasan 37,5 ton benih jagung MAXXU 1 ini, pemerintah berharap percepatan musim tanam dapat terwujud dan meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh wilayah Kabupaten TTS. (Sys/ST)

