spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Cuaca Ekstrem! 9 Korban Kapal Mati Mesin Berhasil Dievakuasi

KUPANG – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kupang bersama unsur gabungan berhasil mengevakuasi sembilan penumpang kapal wisata jenis phinisi yang mati mesin di perairan Laut Sawu pada Sabtu (15/11/2025). Para korban diselamatkan dalam kondisi selamat dan telah tiba di Pelabuhan Tenau Kupang pada Minggu pagi.

Kepala Kantor SAR Kupang, Mexianus Bekabel, mengatakan evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan adanya kapal wisata yang tersendat akibat cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gelombang tinggi. Kondisi laut yang tidak bersahabat menyebabkan kapal dari Kupang menuju Ende itu kemasukan air dan memengaruhi mesin serta stabilitas kapal.

Tim SAR yang dipimpin Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR Kupang, Muhdar, langsung bergerak menuju lokasi menggunakan KN SAR Antareja 233. Upaya penyelamatan turut melibatkan Bakamla Kupang, Balai Karantina Kesehatan Kelas I Kupang, KSOP Kupang, SROP Kupang, serta dukungan dari kapal feri KMP Lakaan yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian.

“Proses pertolongan dan evakuasi tidak mudah karena gelombang cukup tinggi di tengah laut,” kata Mexianus Bekabel.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang membantu dalam operasi penyelamatan, terutama nakhoda dan kru KMP Lakaan yang sigap merespons kondisi darurat tersebut.

“Kami mengapresiasi seluruh unsur SAR gabungan dan terkhusus kepada nakhoda dan kru KMP Lakaan atas kepedulian dan kecepatan tindakan mereka, sehingga seluruh korban berhasil diselamatkan dalam kondisi cuaca yang sangat sulit,” ujarnya.

Mexianus menegaskan, keberhasilan evakuasi ini menunjukkan pentingnya sinergi antara SAR dan masyarakat maritim dalam menjaga keselamatan pelayaran. Ia juga mengingatkan seluruh operator kapal untuk memastikan ketersediaan alat keselamatan standar, termasuk Radio EPIRB (Emergency Position Indicating Radio Beacon) yang dapat memancarkan sinyal darurat saat terjadi kecelakaan.

“Kami mengimbau para nelayan dan operator kapal untuk selalu berhati-hati dan rutin memantau informasi cuaca dari BMKG sebelum berlayar,” tambahnya.

Operasi SAR resmi ditutup setelah seluruh korban dievakuasi dengan selamat. (ant/ST)

Most Popular