spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Festival Wolobobo Ngada 2025 Siap Dongkrak Wisata dan Produk Lokal Flores

NGADA – Pemerintah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, optimistis pelaksanaan Wolobobo Ngada Festival (WNF) 2025 yang digelar pada 7–9 Agustus mendatang akan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus memperluas pasar bagi produk unggulan lokal seperti tenun, kopi, dan bambu.

“WNF konsisten mengangkat tiga produk utama lokal yaitu tenun, kopi, dan bambu,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ngada, Oktavianus Botha Djawa, saat dihubungi dari Kupang, Senin (28/7/2025).

Festival tahunan ini kembali masuk dalam jajaran Kharisma Event Nusantara (KEN) yang dikurasi langsung oleh Kementerian Pariwisata RI. Keikutsertaan dalam KEN selama empat tahun berturut-turut, menurut Oktavianus, menjadi bukti meningkatnya kualitas penyelenggaraan WNF.

“Tahun ini WNF akan dipusatkan di Art Center Bajawa, sekaligus menandai peluncuran lokasi tersebut sebagai ruang kreatif masyarakat dan destinasi wisata baru di Kota Bajawa,” katanya.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang digelar di Taman Kartini, pemindahan lokasi ini diharapkan memberi suasana baru dan meningkatkan pengalaman pengunjung festival.

Festival WNF tak hanya menyajikan produk-produk lokal unggulan, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku UMKM dari berbagai daerah di Pulau Flores. Panitia menargetkan partisipasi 60 pelaku UMKM dari Ngada maupun kabupaten lain seperti Larantuka (Flores Timur), Lembata, Maumere, dan Ende.

“Pendaftaran kami buka secara umum, dan sudah banyak yang mendaftar dari luar Ngada. Ini momentum pelaku UMKM untuk memperluas jejaring dan promosi produk,” jelas Oktavianus.

Selain menyaksikan festival, pengunjung juga diajak menikmati berbagai destinasi unggulan di Ngada, seperti pemandian air panas, Bukit Wolobobo, dan situs budaya di sekitar Bajawa.

Ia berharap gelaran WNF 2025 mampu mendongkrak kunjungan wisatawan, menggerakkan roda ekonomi lokal, serta berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), sebagaimana dicanangkan pemerintah provinsi. (ant/ST)

Editor: Agus S

Most Popular