spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gubernur Melki Kumpulkan ASN Lulusan Luar Negeri, Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan NTT

KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menggelar pertemuan bersama aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi NTT yang merupakan lulusan perguruan tinggi luar negeri.

Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (11/3/2026) di Ruang Rapat Gubernur tersebut menjadi forum strategis untuk menghimpun gagasan serta kontribusi pemikiran dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Forum tersebut dimanfaatkan sebagai ruang diskusi untuk menyerap ide, pengalaman, serta perspektif global yang dimiliki para ASN. Gubernur Melki menilai latar belakang pendidikan internasional yang dimiliki para ASN merupakan potensi besar untuk melahirkan inovasi kebijakan dan solusi atas berbagai persoalan pembangunan di NTT.

Menurutnya, pengalaman belajar di luar negeri bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga amanah untuk kembali mengabdi dan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

“Pengetahuan, jejaring, serta perspektif global yang dimiliki harus diterjemahkan menjadi kebijakan, inovasi, dan solusi yang mampu menjawab persoalan riil masyarakat NTT, mulai dari kemiskinan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi daerah,” ujar Melki.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada program pemerintah semata, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, ASN dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman internasional diharapkan dapat menjadi motor perubahan sekaligus sumber inspirasi bagi pembangunan daerah.

Gubernur Melki juga menekankan pentingnya membangun jejaring kolaborasi yang luas antara sumber daya manusia asal NTT yang tersebar di berbagai sektor.

“Melalui pertemuan ini kita perlu memperluas koordinasi dengan anak-anak NTT lulusan luar negeri yang bekerja di pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, LSM, berbagai lembaga, termasuk pengusaha dan mereka yang berada di provinsi lain. Kita harus saling terhubung untuk bersama-sama membantu pembangunan di NTT,” katanya.

Menurutnya, jejaring tersebut dapat menjadi ruang kolaborasi yang mampu melahirkan berbagai gagasan dan program inovatif untuk mendukung pembangunan daerah, baik program prioritas pemerintah provinsi maupun program pemerintah pusat.

Dalam konteks pengentasan kemiskinan, Melki menilai para ASN memiliki peran penting dalam menghadirkan solusi berbasis keilmuan.

“Untuk pengentasan kemiskinan, kita harus melihat bersama bentuk intervensi apa yang bisa kita lakukan, termasuk bagaimana mendorong percepatan ekonomi daerah serta mendukung berbagai program pembangunan strategis,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur juga berharap para ASN lulusan luar negeri dapat menjadi bagian dari tim komunikasi pemerintah daerah yang kuat dan berbasis data sehingga mampu membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan sekaligus mengkomunikasikan program pembangunan kepada masyarakat secara tepat.

Ia juga meminta dukungan para ASN dalam memperluas akses pendidikan bagi generasi muda NTT, terutama bagi siswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.

“Saya berharap teman-teman dapat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memberikan dukungan bagi siswa-siswi NTT yang ingin melanjutkan kuliah di luar negeri. Kita perlu mendorong anak-anak NTT memilih jurusan yang dapat mendukung pembangunan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Melki menegaskan bahwa ASN memiliki peran penting sebagai motor penggerak pembangunan sekaligus pelayan masyarakat. Karena itu, inovasi kebijakan dan program yang berdampak langsung bagi masyarakat harus terus didorong.

“ASN harus hadir di tengah masyarakat dengan solusi. Kita harus mampu membantu masyarakat keluar dari kemiskinan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat kapasitas masyarakat agar lebih mandiri dan produktif,” tegasnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan sumber daya manusia unggul asal NTT, Gubernur Melki optimistis berbagai tantangan pembangunan dapat diatasi secara bersama.

“Kalau kita bekerja bersama, saling terhubung dan saling mendukung, saya yakin kita bisa mempercepat pembangunan dan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat NTT,” pungkasnya. (Sys/ST)

Most Popular