KUPANG, NTT – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menerima audiensi Ketua Yayasan Inisiatif Perubahan Akses menuju Sehat (IPAS) Indonesia, Dr. Marcia Soumokil, MPH, yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Iien Adriany, di Ruang Kerja Gubernur NTT, Senin (9/2/2026).
Pertemuan tersebut membahas permohonan dukungan Pemerintah Provinsi NTT terhadap berbagai program peningkatan kesehatan yang selama ini dijalankan IPAS Indonesia di wilayah NTT. Audiensi berlangsung dalam suasana dialog konstruktif, dengan penekanan pada pentingnya kolaborasi lintas sektor guna memperkuat sistem kesehatan daerah, khususnya bagi perempuan dan kelompok rentan.
Sejak beroperasi di NTT, IPAS Indonesia telah aktif mendukung peningkatan layanan kesehatan di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), dan Flores Timur (Flotim).
Fokus program meliputi upaya penurunan angka kematian ibu, percepatan penanganan stunting, penguatan program Keluarga Berencana dan kontrasepsi, serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit.
Saat ini, IPAS juga menjalankan proyek TAKENUSA (Tekad Bersama untuk Perempuan Nusa Tenggara) yang menitikberatkan pada penguatan akses dan kualitas layanan kesehatan perempuan di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, dan Flores Timur.
Program tersebut diharapkan mampu mendorong perubahan berkelanjutan melalui penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, serta kolaborasi erat dengan pemerintah daerah.
Gubernur NTT menyambut baik inisiatif yang dilakukan IPAS Indonesia dan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai mitra pembangunan demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Menurutnya, sinergi yang kuat antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan mitra pembangunan menjadi kunci dalam mewujudkan NTT yang lebih sehat, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.(Sys/ST).

