spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gubernur NTT Hadiri Wisuda STIKES Maranatha Kupang, Tekankan Profesionalisme dan Peran Strategis Nakes

KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri Rapat Senat Luar Biasa dalam rangka Wisuda Sarjana Keperawatan, Ahli Madya Keperawatan, dan Ahli Madya Kebidanan STIKES Maranatha Kupang, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kampus STIKES Maranatha Kupang.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi atas konsistensi STIKES Maranatha Kupang dalam mencetak tenaga kesehatan (nakes) yang profesional dan siap mengabdi kepada masyarakat.

“Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh sivitas akademika STIKES Maranatha Kupang yang terus konsisten melahirkan tenaga profesional di bidang kesehatan. Selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, serta selamat berbahagia kepada orang tua dan keluarga,” ujar Gubernur.

Gubernur menyatakan keyakinannya bahwa para lulusan telah dibekali kompetensi dan keterampilan yang memadai selama masa perkuliahan, sehingga mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional di bidang kesehatan, di mana pun nantinya bertugas.

“Saya percaya, dengan bekal keterampilan yang diperoleh, para wisudawan dan wisudawati akan mampu menjalankan tugas dengan baik serta memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat,” lanjutnya.

Di hadapan para senator dan 158 wisudawan dan wisudawati, Gubernur Melki juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi secara berkelanjutan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan.

Menurutnya, profesi keperawatan dan kebidanan merupakan profesi yang menuntut keahlian khusus, sehingga para lulusan dituntut untuk terus belajar dan mengembangkan profesionalisme diri guna membangun kepercayaan masyarakat.

“Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan terjadi sangat cepat. Setiap waktu selalu ada temuan-temuan baru. Karena itu, setelah lulus dan mulai bekerja, para tenaga kesehatan harus terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi secara konsisten,” tegas Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur Melki menyoroti peran strategis tenaga kesehatan dalam menghadapi berbagai persoalan kesehatan di Provinsi NTT, di antaranya penanganan dan pencegahan stunting, pencegahan kematian ibu dan anak, serta pencegahan penularan penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS.

“NTT masih menghadapi persoalan serius di bidang kesehatan, seperti tingginya angka stunting, kematian ibu dan anak, serta meningkatnya penularan HIV/AIDS. Untuk itu, tenaga kesehatan memiliki peran penting, mulai dari pencegahan hingga pendampingan dan penanganan di masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa para lulusan tenaga kesehatan harus aktif melakukan edukasi dan pendampingan sejak dini kepada masyarakat, serta menjadi sarana konsultasi yang dapat diandalkan.

“Menjadi tenaga kesehatan adalah tugas yang mulia, karena menyangkut langsung kehidupan dan keselamatan banyak orang. Karena itu, jalankan profesi ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” pungkas Gubernur. (Sys/ST)

Most Popular