spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gubernur NTT Tinjau SMA Unggul Garuda di Soe, Dipastikan Siap Terima Siswa Tahun Ajaran 2026

Soe, TTS – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, meninjau langsung progres pembangunan SMA Unggul Garuda yang berlokasi di Kelurahan Karangsirih, Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada Senin (5/1/2026). Dalam peninjauan tersebut, Gubernur memastikan pembangunan sekolah strategis nasional itu berjalan sesuai jadwal dan standar nasional pendidikan.

“Saya pastikan progres pembangunan SMA Unggul Garuda berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar nasional. Target kita jelas, sekolah ini harus siap menerima peserta didik baru pada tahun ajaran 2026,” tegas Gubernur Melki Laka Lena di sela-sela kunjungan.

SMA Unggul Garuda merupakan bagian dari program strategis nasional pemerataan pendidikan unggul di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Sekolah ini dibangun dari nol dengan konsep pendidikan terintegrasi, fasilitas lengkap, serta standar internasional.

Menurut Gubernur Melki, kehadiran SMA Unggul Garuda di TTS bukan sekadar pembangunan fisik sekolah, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul dari daerah.

“Sekolah ini dirancang sebagai inkubator talenta. Anak-anak terbaik akan dibina secara serius agar mampu bersaing di tingkat nasional dan global, serta melanjutkan studi ke kampus terbaik di dalam maupun luar negeri,” jelasnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT bersama Pemerintah Kabupaten TTS memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan SMA Unggul Garuda. Selain dukungan pemerintah daerah yang solid, masyarakat setempat juga menunjukkan penerimaan dan dukungan yang baik terhadap program tersebut.

“Ini adalah program andalan Presiden Prabowo Subianto. Kita bersyukur karena NTT, khususnya Kabupaten TTS, dipercaya menjadi lokasi pembangunan sekolah unggulan nasional ini,” ujar Gubernur.

SMA Unggul Garuda nantinya akan menampung siswa-siswa terbaik dari seluruh Indonesia, termasuk putra-putri terbaik dari NTT dan Kabupaten TTS. Proses seleksi dan mekanisme penerimaan peserta didik, kata Gubernur, akan diumumkan secara resmi setelah koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan pemerintah pusat.

“Saya minta masyarakat bersabar. Semua mekanisme penerimaan siswa akan diumumkan secara resmi oleh pemerintah pusat setelah proses koordinasi selesai,” tambahnya.

Sekolah unggulan ini dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 20 hektare, dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, seperti ruang kelas representatif, asrama siswa, lapangan olahraga berstandar internasional, serta ruang terbuka hijau yang ditanami tanaman endemik.
Dengan konsep tersebut, SMA Unggul Garuda diharapkan menjadi pusat pendidikan unggulan di Indonesia Timur sekaligus motor penggerak lahirnya generasi muda NTT yang kompetitif, berdaya saing tinggi, dan siap menghadapi tantangan global.

“Mari kita kawal bersama pembangunan ini agar selesai tepat waktu dan benar-benar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masa depan anak-anak NTT,” pungkas Gubernur Melki Laka Lena. (Sys/ST)

Most Popular