KUPANG – Perhelatan Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 resmi dimulai dengan kedatangan delegasi dari New Caledonia di Bandara El Tari Kupang, Senin (10/11/2025) pagi.
Rombongan dipimpin oleh Menteri Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Kewarganegaraan Kaledonia Baru, Mr. Mickaël Forrest, didampingi jajaran Responsible Government of New Caledonia: Mr. Alex, Loïc, dan Oue Toura. Mereka disambut langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena beserta jajaran di VIP Pemda Bandara El Tari.
Kedatangan delegasi tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan IPACS 2025 yang akan berlangsung di Kota Kupang pada 11–13 November 2025. Forum ini merupakan inisiatif Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia untuk mempertemukan para pemimpin budaya, seniman, akademisi, komunitas, dan perwakilan negara-negara Pasifik dalam semangat kolaborasi lintas budaya.
Dengan tema “Celebrating Shared Cultures and Community Wisdom”, IPACS 2025 menjadi wadah penting untuk memperkuat jejaring budaya, diplomasi masyarakat, serta kerja sama pembangunan berkelanjutan di kawasan Pasifik.
Sebanyak 17 negara di kawasan Pasifik diundang, dan 12 di antaranya telah mengonfirmasi kehadiran. Selain pertemuan tingkat menteri, IPACS juga menghadirkan dialog budaya, pameran seni dan kerajinan, pertunjukan kolaboratif antarnegara, serta diskusi isu lingkungan yang menjadi perhatian bersama di wilayah Pasifik.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menyebut kedatangan delegasi New Caledonia sebagai awal yang baik bagi IPACS 2025.
“Kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Kupang dan NTT siap menjadi tuan rumah yang hangat dan bersahabat bagi bangsa-bangsa Pasifik,” ujarnya usai penyambutan di Bandara El Tari.
IPACS 2025 diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan kebudayaan dan diplomasi antarnegara sahabat di kawasan Asia-Pasifik, sekaligus menegaskan posisi NTT sebagai gerbang budaya Indonesia di wilayah timur.
“Budaya bukan hanya warisan, tetapi juga jembatan diplomasi dan masa depan. Melalui IPACS, Indonesia dan negara-negara Pasifik dapat saling belajar dan membangun kerja sama yang lebih inklusif,” ungkap perwakilan Kementerian Kebudayaan RI dalam keterangan terpisah.
Pemerintah Provinsi NTT bersama panitia nasional memastikan seluruh persiapan teknis berjalan baik agar IPACS 2025 berlangsung lancar dan memberi kesan mendalam bagi seluruh delegasi yang hadir. (Sys/ST)
Editor: Agus S

