spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jalan Lintas Utara Flores Dikawal AHY, Target Pangkas Waktu Tempuh Jadi 3 Jam

KUPANG – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan komitmennya untuk mengawal pembangunan Jalan Lintas Utara Flores sepanjang 140 kilometer yang menghubungkan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, hingga Port Reo, Kabupaten Manggarai. Proyek ini dinilai strategis untuk mempercepat mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Flores bagian barat.

AHY menyampaikan bahwa dari total panjang jalan, masih tersisa 88 kilometer yang belum diaspal. Pembangunan tahap selanjutnya direncanakan menggunakan standar lebar jalan sekitar enam meter. Hal itu ia sampaikan saat meninjau langsung kondisi jalan di Kecamatan Boleng, Manggarai Barat, Jumat.

Pada kunjungannya, AHY turut didampingi perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, serta Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi. Ia menegaskan bahwa penyelesaian proyek tersebut menjadi prioritas karena akan memangkas waktu tempuh dari Labuan Bajo menuju Port Reo secara signifikan.

“Harapannya ini akan mengurangi waktu tempuh dari yang tadinya sekitar 6–7 jam menjadi 3–4 jam,” ujarnya.

Menurut AHY, keberadaan jalan tersebut tidak hanya mempercepat mobilitas warga dan distribusi logistik, tetapi juga membuka peluang besar bagi sektor peternakan, pertanian, dan pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat dan Manggarai. Ia menekankan pentingnya pengawalan bersama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah agar progres pembangunan berjalan lancar.

“Jadi saya berkomitmen dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan pemerintah provinsi, Pak Wagub, Pak Bupati, sama-sama kita kawal agar tiap saat ada perkembangan dan kemajuannya,” tegasnya.

Perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum menyebutkan bahwa anggaran pembangunan jalan tersebut direncanakan diusulkan untuk tahun 2026 dan 2027 dengan total nilai sekitar Rp150 miliar.

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menyambut baik komitmen pengembangan infrastruktur tersebut. Ia menilai pembangunan Jalan Lintas Utara Flores akan berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat, terutama karena jalur tersebut melewati sejumlah titik dengan potensi pariwisata yang indah dan masih alami.

“Di sini potensi pariwisatanya indah,” kata Edistasius.

Dengan pengawalan pemerintah pusat dan daerah, proyek ini diharapkan menjadi salah satu penopang utama mobilitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan Flores. (ant/ST)

Most Popular