spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lamaholot Jadi Kawasan Ekonomi Lewat Festival Budaya

KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menerima audiensi Keluarga Besar Lamaholot di Kupang yang dipimpin Ketua Keluarga Besar Lamaholot, Don Ara Kian, bersama jajaran pengurus pada Rabu (18/3) siang di Rumah Jabatan Gubernur NTT.

Pertemuan tersebut membahas rencana penyelenggaraan Festival Budaya Lamaholot yang akan dirangkaikan dengan sejumlah agenda strategis, seperti Seminar Nasional, Expo Lamaholot, serta pelantikan Badan Pengurus Keluarga Besar Lamaholot Kupang.

Pelantikan tersebut direncanakan akan dilakukan langsung oleh Gubernur NTT.
Dalam kesempatan itu, Gubernur NTT menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan festival tersebut.

Ia menegaskan bahwa Lamaholot tidak hanya dipandang sebagai kesatuan budaya, tetapi juga harus dikembangkan sebagai satu kawasan ekonomi yang terintegrasi.

“Flores Timur, Lembata, dan Alor harus dilihat sebagai satu kawasan yang saling melengkapi dan memperkuat. Dari satu kesatuan budaya, kita dorong menjadi kesatuan ekonomi. Kita dorong Lamaholot menjadi kawasan ekonomi khusus. Ukuran keberhasilan kita membangun NTT adalah ketika kita mampu membangun kampung kita masing-masing,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi NTT menilai Festival Budaya Lamaholot merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengembangan pariwisata berbasis budaya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat integrasi ekonomi kawasan di wilayah kepulauan NTT, khususnya di wilayah Lamaholot yang meliputi Flores Timur, Lembata, dan Alor.

Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut. (Sys/ST)

Most Popular