NTT – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan akhirnya berhasil menemukan Wawan Budiyanto (24), nelayan asal Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, yang dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Pulau Sukun, NTT. Korban ditemukan dalam keadaan selamat setelah empat hari terombang-ambing akibat kerusakan mesin dan patahnya AS kapal.
Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, menjelaskan bahwa korban dilaporkan belum kembali sejak berangkat melaut pada 21 November 2025. Laporan resmi diterima pada Selasa pagi (25/11) setelah sang istri kehilangan kontak dengan korban.
Sebelumnya, Wawan sempat mengabarkan melalui handphone bahwa sampannya mengalami mati mesin, AS kapal patah, dan baling-baling jatuh ke laut. Setelah pesan itu diterima, handphone korban tidak lagi bisa dihubungi hingga laporan dibuat oleh istri korban.
Menerima laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung bergerak menggunakan kapal rigid inflatable boat (RIB) dari Kantor Basarnas Maumere menuju perairan Pulau Sukun dan Pulau Pemana. Upaya pencarian awal tidak membuahkan hasil sehingga tim memperluas area pencarian hingga ke arah Tanjung Bunga, Flores Timur.
Upaya tersebut akhirnya berhasil. Pada pukul 12.30 WITA, tim menemukan Wawan di koordinat 08°01’35″S – 122°52’36″E, berjarak 34,5 nautical mile dari titik awal pencarian. Korban ditemukan dalam kondisi selamat namun kelelahan setelah berhari-hari terombang di laut.
“Korban ditemukan selamat, hanya mengalami kelelahan akibat terombang-ambing seharian,” ungkap Fathur Rahman.
Pada pukul 19.00 WITA, korban kemudian dievakuasi menggunakan kapal RIB menuju Pelabuhan Wuring Maumere. Basarnas menyatakan operasi SAR resmi ditutup setelah korban berhasil diselamatkan. (ant/KS)

