spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pelabuhan Aimere Disulap Jadi Etalase UMKM

NGADA – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.

Salah satunya melalui pengembangan kawasan pelabuhan sebagai ruang ekonomi produktif. Komitmen tersebut terlihat saat Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, didampingi Ketua DPRD Kabupaten Ngada Romilus Juji, meninjau Lapak UMKM Pelabuhan Aimere, Selasa (27/1/2026).

Lapak UMKM tersebut dibangun oleh Pemerintah Provinsi NTT melalui APBD I Tahun Anggaran 2025 dan dirancang untuk menjadi tempat usaha yang layak, nyaman, serta strategis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa pelabuhan tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi dan logistik, tetapi juga harus menjadi ruang ekonomi yang hidup dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

“Pelabuhan harus memberi nilai tambah. Di sinilah UMKM bisa bertumbuh dan produk-produk lokal Ngada dapat dipasarkan lebih luas,” ujarnya.

Lapak UMKM Pelabuhan Aimere diharapkan menjadi etalase bagi berbagai produk unggulan daerah, mulai dari olahan pangan, kerajinan tangan, hingga produk khas Ngada dan sekitarnya.
Dengan lokasi yang terintegrasi langsung dengan aktivitas pelabuhan, peluang perputaran ekonomi masyarakat dinilai semakin besar.

Pemerintah Provinsi NTT juga menegaskan bahwa pembangunan lapak UMKM tidak berhenti pada penyediaan fasilitas fisik semata. Ke depan, dukungan akan dilengkapi dengan pendampingan usaha, peningkatan kualitas produk, serta perluasan akses pasar.

“UMKM yang kuat adalah fondasi ekonomi NTT yang tangguh dan berkelanjutan. Karena itu, fasilitas ini harus dijaga dan dimanfaatkan secara bersama-sama,” tegas Gubernur.

Peninjauan lapak UMKM ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov NTT untuk memastikan setiap program pembangunan benar-benar berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.(Sys/ST).

Most Popular