spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pelantikan Komandan Menwa Mahadana NTT, Gubernur Melki Tekankan Mahasiswa Jadi Benteng Ideologi dan Perbatasan

KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menghadiri pelantikan Komandan Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahadana NTT di Aula Rektorat Lantai 3 Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang, Kamis (19/2/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia sekaligus Dankonas Menwa RI Ahmad Riza Patria, Wali Kota Kupang, Rektor Universitas Nusa Cendana, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena juga menerima penyematan pin sebagai Anggota Kehormatan Menwa Mahadana NTT. Penyematan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat semangat bela negara serta pembinaan karakter generasi muda di NTT.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pelantikan Komandan Menwa bukan sekadar seremoni formal, melainkan momentum strategis memperkuat peran mahasiswa sebagai garda terdepan bela negara di lingkungan kampus.

“Tantangan saat ini tidak lagi hanya bersifat fisik, tetapi juga ideologis dan digital, seperti penyebaran hoaks, intoleransi, radikalisme hingga melemahnya nilai kebangsaan. Karena itu mahasiswa NTT harus menjadi benteng persatuan,” tegasnya.

Ia menyoroti posisi NTT sebagai wilayah terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Timor Leste serta berhadapan dengan Australia. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut kehadiran generasi muda yang berkarakter kuat, disiplin, dan memiliki nasionalisme tinggi.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya ketahanan mental mahasiswa agar tidak mudah menyerah menghadapi tekanan hidup maupun tantangan akademik. Menurutnya, Menwa harus menjadi contoh dalam kedisiplinan, kepemimpinan, dan integritas tanpa mengabaikan prestasi akademik.

“Menwa harus menjadi teladan, baik di kampus maupun di tengah masyarakat. Prestasi akademik tetap prioritas, tetapi karakter dan nasionalisme tidak boleh luntur,” ujarnya.

Ia turut mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam pembinaan generasi muda, khususnya di wilayah perbatasan. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi dinilai penting dalam memperkuat pembangunan desa serta ketahanan nasional dari kawasan terdepan Indonesia.

Menutup arahannya, Gubernur menyampaikan selamat kepada Komandan Menwa Mahadana NTT yang baru dilantik dan berpesan agar amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jadikan kehormatan ini sebagai amanah pengabdian bagi daerah, bangsa, dan negara,” pungkasnya. (Sys/ST)

Most Popular