spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemkab TTU Perkuat Sinergi Lintas OPD Tangani Permukiman Kumuh

KEFAMENANU, TTU – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus memperkuat komitmen penanganan kawasan permukiman kumuh melalui penguatan sinergi lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Focus Group Discussion (FGD) Laporan Akhir dan Detail Engineering Design (DED) Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan (RP2KPKPK) Kabupaten TTU Tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten TTU, Selasa (30/11/2025), dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati TTU, Kamillus Elu, SH. FGD ini dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi terkait, para camat, lurah, serta perwakilan RT dari wilayah sasaran.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kamillus Elu menegaskan bahwa persoalan permukiman kumuh tidak dapat diselesaikan secara sektoral, melainkan membutuhkan koordinasi dan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Penanganan kawasan permukiman kumuh menuntut sinergi lintas OPD, dukungan pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta partisipasi aktif masyarakat. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa dokumen RP2KPKPK menjadi instrumen strategis yang akan menjadi acuan dalam perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program peningkatan kualitas permukiman perkotaan di Kabupaten TTU.

Menurutnya, keberhasilan implementasi dokumen tersebut juga sangat ditentukan oleh perubahan pola pikir dan etos kerja aparatur pemerintah. Aparatur dituntut bekerja lebih terencana, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil nyata di lapangan.

“Dokumen ini harus aplikatif, bukan hanya formalitas. Kita ingin perencanaan yang benar-benar menjawab persoalan riil masyarakat dan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui FGD laporan akhir dan DED RP2KPKPK ini, Pemerintah Kabupaten TTU berharap terwujud dokumen perencanaan yang komprehensif, terintegrasi, dan berdaya guna, guna mendukung terwujudnya kawasan permukiman yang tertata, layak huni, dan berkelanjutan di Kabupaten TTU.(Sys/ST).

Most Popular