spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Polres Alor Buru Pelaku Pembakaran Kios dan Pengeroyokan, Pemuda Diminta Tahan Diri

KUPANG – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), tengah memburu pelaku pembakaran kios dan pengeroyokan yang hingga kini belum tertangkap. Polda NTT menegaskan kasus ini harus ditangani secara adil dan profesional demi mencegah konflik meluas.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, menyampaikan kepada wartawan di Kupang, Rabu (1/10/2025), bahwa Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko telah menerima laporan lengkap mengenai peristiwa tersebut. Kapolda langsung menginstruksikan Polres Alor untuk mengambil langkah tegas.

“Polda NTT sangat menyesalkan terjadinya aksi pembakaran oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, termasuk tindakan balasan yang mengarah pada kekerasan fisik. Kapolda telah memerintahkan agar penanganan dilakukan secara adil dan profesional,” tegas Henry.

Kapolda juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda di Kampung Watatuku dan Kampung Mola, agar menahan diri dan tidak terpancing emosi. “Serahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian,” tambahnya.

Untuk meredakan ketegangan, Kapolres Alor bersama Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Alor telah melakukan langkah mediasi. Mereka menemui kedua belah pihak dan mengajak masyarakat untuk bersabar serta menghindari aksi anarkis. Dalam pertemuan tersebut, pemuda Kampung Mola menyatakan kesediaan mendukung proses hukum, dengan syarat kasus ditangani secara transparan dan tuntas.

Sementara itu, dua pemuda Kampung Watatuku yang sempat diamankan akibat memblokir jalan telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Mereka juga diwajibkan melapor ke Polres Alor dua kali dalam seminggu.

“Pihak kepolisian berkomitmen menindak tegas pelaku pembakaran kios maupun pelaku kekerasan lainnya sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada ruang untuk main hakim sendiri,” ujar Kombes Pol Henry.

Ia menegaskan, penyidikan akan dilakukan menyeluruh guna mencegah konflik lanjutan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut. “Kami mohon dukungan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang memperkeruh suasana. Polisi akan bekerja keras mengungkap pelaku dan mencegah agar peristiwa serupa tidak terulang,” tutupnya. (ant/ST)

Editor: Agus S

Most Popular