LABUAN BAJO – Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menyerahkan seorang terduga pelaku penculikan kepala cabang pembantu bank di Jakarta kepada Polda Metro Jaya, setelah berhasil ditangkap aparat di Labuan Bajo.
Kepala Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, mengatakan pelaku berinisial EW alias Eras (28), warga Kabupaten Manggarai Timur. Ia diamankan di Bandara Komodo, Labuan Bajo, Kamis (21/8) oleh Tim Resmob Komodo Satreskrim Polres Manggarai Barat bersama Unit Pamwaster Satpam Obvit.
“Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan,” ujar Lufthi, Jumat (22/8).
Dijelaskan, sehari-hari EW bekerja sebagai penagih utang atau debt collector di Jakarta. Polisi mendapat informasi dari Polda Metro Jaya bahwa EW diduga melarikan diri ke kampung halamannya setelah kasus penculikan terjadi.
“Kami menerima informasi terkait ciri-ciri pelaku, lalu segera melakukan penghadangan di bandara hingga akhirnya berhasil diamankan,” jelas Lufthi.
Usai ditangkap, EW langsung dibawa ke Mapolres Manggarai Barat untuk pemeriksaan awal. Pada hari yang sama, ia diterbangkan ke Jakarta dan diserahkan ke Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya guna proses hukum lebih lanjut.
Sebelumnya, seorang kepala kantor cabang pembantu bank BUMN di Jakarta berinisial MIP menjadi korban penculikan dan pembunuhan. Ia diculik di sebuah pusat perbelanjaan di Ciracas, Jakarta Timur, sebelum jenazahnya ditemukan di area persawahan, Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Kamis (21/8) sekitar pukul 05.30 WIB.
Seorang warga yang pertama kali menemukan jenazah menyebut korban dalam kondisi mengenaskan, dengan tangan dan kaki terikat serta mata dililit lakban. (ant/ST)
Editor: Agus S