spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Respons Cepat Pemdes Poto dan Camat Fatuleu Barat, Sungai Sumlili Langsung Dinormalisasi

FATULEU BARAT – Koordinator Aliansi Suara Fatbar, Justus Petrus Karma, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Poto, Melki Sedek Petang, serta Camat Fatuleu Barat, Ayub Anzgar Manafe, S.STP, atas respons cepat pemerintah dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi Sungai Sumlili.

Justus menjelaskan, sebelumnya ia berencana mengajukan surat permohonan bantuan alat berat berupa ekskavator untuk melakukan normalisasi Sungai Sumlili. Sungai tersebut diketahui mengalami pendangkalan sejak tahun 2023 hingga Februari 2026 dan belum pernah dinormalisasi, sehingga sering meluap saat hujan deras.
“Kondisi ini bahkan sempat mengancam akses jalan utama Fatuleu Barat–Amfoang yang hampir terputus akibat luapan air,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

Menurutnya, surat permohonan tersebut telah ditandatangani oleh Kepala Desa Poto dan Camat Fatuleu Barat, serta direncanakan akan diserahkan kepada Bupati Kupang dan dinas terkait pada Senin (9/2/2026).

Namun sebelum surat tersebut disampaikan, pemerintah Desa Poto bersama Camat Fatuleu Barat telah memberikan atensi khusus dengan menurunkan alat berat ke Sungai Sumlili pada Jumat (6/2/2026) untuk melakukan normalisasi. Proses pengerjaan saat ini masih berlangsung.
Selain normalisasi sungai, Justus juga meminta pemerintah desa terus melakukan peninjauan dan investigasi di sejumlah titik rawan banjir. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di RT 002 RW 001 Dusun I Bonatama, di mana lebih dari 20 rumah warga terdampak akibat luapan sungai yang masuk ke permukiman.

Ia berharap pada musim kemarau mendatang pemerintah dapat melakukan pemasangan bronjong kawat di sepanjang Sungai Sumlili guna menahan derasnya arus sungai yang selama ini mengikis badan jalan di kawasan tersebut.

Langkah cepat pemerintah desa dan kecamatan tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga serta menjaga kelancaran akses transportasi masyarakat di wilayah Fatuleu Barat.(Sys/ST)

Most Popular