spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

RUPS LB Jamkrida, Tujuh Calon Pengurus Diajukan ke OJK

KUPANG, – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin langsung Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) NTT (Perseroda) yang digelar di Ruang Rapat Kantor Jamkrida NTT, Sabtu (24/1/2026).

RUPS LB tersebut dilaksanakan untuk mengesahkan hasil kerja Panitia Seleksi (Pansel) dalam menjaring calon pengurus PT Jamkrida NTT. Dari total 20 pendaftar yang mengikuti proses seleksi, Pansel menetapkan tujuh orang calon pengurus yang selanjutnya akan diajukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Ketujuh calon pengurus tersebut terdiri dari satu calon Direktur Utama, empat calon Direksi, dan dua calon Komisaris. Seluruhnya telah melalui proses seleksi secara menyeluruh serta memperoleh persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan.

Setelah disahkan melalui RUPS LB, para calon pengurus akan mengikuti tahapan lanjutan sesuai ketentuan OJK. Dari tujuh calon tersebut, nantinya akan ditetapkan empat orang yang mengisi posisi Direktur Utama, Direktur Operasional, Direktur Keuangan, serta Komisaris Independen.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena berharap manajemen baru PT Jamkrida NTT mampu melakukan pembenahan menyeluruh serta meningkatkan kinerja perusahaan ke depan.

“Saya berharap manajemen baru PT Jamkrida NTT dapat memperbaiki berbagai kekurangan yang terjadi pada periode sebelumnya dan membawa perusahaan ini ke arah yang lebih profesional dan berintegritas,” ujar Gubernur Melki Laka Lena.

Ia menambahkan, komposisi calon pengurus yang berasal dari internal Jamkrida maupun dari luar, termasuk dari Bank NTT dan badan usaha milik daerah (BUMD) lainnya, diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat dalam pengelolaan perusahaan.

“Dengan manajemen yang solid dan profesional, kita optimistis Jamkrida NTT dapat bergerak lebih baik dalam mendukung akses pembiayaan dan penguatan ekonomi masyarakat NTT,” pungkasnya.(Sys/ST)

Most Popular