Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena menerima audiensi musisi Sasando sekaligus konten kreator muda, Mateo Jubileo Singgih, di ruang kerjanya pada Kamis (5/3/2026).
Mateo dikenal sebagai salah satu musisi muda yang aktif memperkenalkan alat musik tradisional Sasando asal Kabupaten Rote Ndao ke kancah internasional melalui berbagai penampilan yang diunggah pada platform media sosial pribadinya.
Dalam audiensi tersebut, Mateo hadir bersama ibunya Julia, serta dua musisi Sasando lainnya asal NTT yakni Jenny Besin dan Rizky Hauteas.
Mateo mengungkapkan, kecintaannya terhadap alat musik Sasando berawal dari pelayanan musik di gereja.
Dari sana, ia terus mengembangkan kemampuan hingga berkesempatan tampil di berbagai tempat, termasuk di Archbasilica of St. John Lateran di Roma, Italia.
“Kecintaan akan alat musik Sasando dimulai dari gereja. Keberhasilan penampilan hingga ke sejumlah negara termasuk di Basilika St. John Lateran, Italia merupakan wujud pelestarian kekayaan budaya asal NTT. Saya terus berkomitmen memperkenalkan alat musik ini ke luar negeri,” ujar Mateo.
Dalam kesempatan tersebut, Mateo juga memukau Gubernur Melki dan jajaran dengan membawakan sejumlah lagu rohani serta lagu nasional menggunakan Sasando.
Gubernur Melki Laka Lena mengaku bangga atas kepiawaian Mateo dalam memainkan alat musik tradisional khas NTT tersebut. Ia menilai prestasi yang diraih Mateo menjadi contoh positif bagi generasi muda untuk terus mencintai dan mempromosikan budaya daerah.
“Kedepan jangan lupa untuk terus memperkenalkan budaya NTT melalui lagu-lagu daerahnya. Kita juga berencana menghadirkan Dapur NTT, NTT Mart dan Bank NTT di sejumlah wilayah di Indonesia. Ini akan luar biasa jika ditambah penampilan spesial dari Mateo dan kawan-kawan,” ujar Melki.
Ia berharap langkah Mateo dalam memperkenalkan Sasando hingga ke tingkat internasional dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di NTT untuk terus melestarikan serta mempromosikan kekayaan budaya daerah ke dunia. (Sys/ST)

