SOE, TTS – SMK Negeri Batuputih menggelar pembinaan khusus bagi enam siswa yang terlibat tawuran pada Selasa, 18 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan Kanit Reskrim Polsek Batuputih, George Dubu, SE, sebagai narasumber utama. Pembinaan berlangsung di ruang pertemuan sekolah, disaksikan oleh Wakil Kepala Sekolah Beny Okran Neonane, S.Si., Gr., serta para dewan guru.
Kehadiran pihak kepolisian menjadi bentuk sinergi sekolah–aparat keamanan untuk mencegah dan menekan potensi kenakalan remaja yang dapat mengganggu proses pendidikan dan masa depan siswa. Dalam penyampaiannya, George Dubu menegaskan pentingnya disiplin, kesadaran hukum, dan pembentukan karakter sejak dini, terutama bagi siswa SMK yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Ia memaparkan jenis-jenis kenakalan remaja, faktor pemicunya, hingga konsekuensi hukum dari tindakan melanggar aturan. George juga mengingatkan pentingnya menjaga pergaulan, bijak dalam menggunakan media sosial, serta menjauhi lingkungan yang dapat menyeret remaja pada perilaku negatif. “Masa depan kalian masih panjang. Jangan sia-siakan hanya karena tindakan sesaat,” tegasnya.
Wakasek Beny Okran Neonane mengapresiasi perhatian kepolisian dan menegaskan komitmen sekolah untuk terus membangun kolaborasi demi memberikan pembinaan karakter yang tepat bagi peserta didik. Para guru yang hadir juga memberikan dukungan moral agar pembinaan ini menjadi proses pembentukan siswa yang disiplin dan bertanggung jawab.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab serta pendampingan rohani singkat oleh Nona Esti Tamonob dari STT SoE. Melalui sesi refleksi tersebut, siswa diharapkan mampu memperbaiki diri dan menjadi teladan bagi rekan-rekannya.
SMK Negeri Batuputih berharap kegiatan ini dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh peserta didik. (Sys/ST)

