spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

SMP Negeri Tumu Gandeng Forum TBM TTS Perkuat Budaya Literasi Sekolah

SOE, TTS – Komitmen membangun budaya literasi di lingkungan sekolah terus diperkuat SMP Negeri Tumu melalui kegiatan pendampingan literasi yang melibatkan Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sebagai narasumber.

Kegiatan pendampingan yang berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat (29–30/1/2026), di lingkungan SMP Negeri Tumu tersebut diikuti dengan antusias oleh para siswa dan guru.
Program ini bertujuan menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan memahami bacaan, serta mengasah keterampilan menulis sebagai bagian penting dari penguatan karakter peserta didik.

Kepala SMP Negeri Tumu, Agriance Leosae, S.Pd, dalam sambutannya saat membuka kegiatan pada Kamis (29/1/2026), menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi utama dalam proses pendidikan. Menurutnya, kemampuan membaca dan menulis sangat menentukan pola pikir siswa dalam menghadapi tantangan zaman yang dipenuhi arus informasi.

“Literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi bagaimana siswa mampu memahami, menganalisis, dan mengekspresikan gagasan mereka. Karena itu, kolaborasi dengan Forum TBM TTS menjadi langkah penting bagi kami di sekolah,” ujar Agriance.

Selama pendampingan, narasumber dari Forum TBM TTS membawakan materi tentang pentingnya budaya baca, teknik membaca efektif, serta motivasi menulis bagi pelajar.
Para siswa juga dilibatkan secara aktif melalui kegiatan praktik membaca, berbagi cerita, dan latihan menuangkan ide ke dalam tulisan sederhana.

Ketua Forum TBM TTS, Lefinus Asbanu, S.Pd, menyampaikan bahwa literasi harus dibangun sebagai kebiasaan yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sesaat.

“Ketika sekolah dan komunitas literasi bersatu, maka ekosistem membaca dan menulis akan terbentuk. Anak-anak membutuhkan ruang, akses bacaan, dan teladan agar budaya literasi benar-benar hidup,” jelas Lefinus.

Ia menambahkan, kolaborasi antara sekolah dan komunitas literasi merupakan kunci dalam menciptakan generasi yang gemar membaca, berpikir kritis, dan mampu menuangkan ide secara kreatif.

Kegiatan pendampingan literasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih bermakna di SMP Negeri Tumu. Pihak sekolah menargetkan agar gerakan literasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan terintegrasi dalam aktivitas belajar sehari-hari siswa.

Melalui kolaborasi tersebut, SMP Negeri Tumu dan Forum TBM TTS menegaskan bahwa literasi adalah tanggung jawab bersama dalam menyiapkan generasi muda yang kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(Sys/ST).

Most Popular