spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Stok BBM Subsidi di Sikka Dipastikan Aman

KUPANG – PT Pertamina Patra Niaga Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, tercukupi sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan penyaluran BBM subsidi di wilayah Jatimbalinus, termasuk Kabupaten Sikka, berjalan normal dan sesuai ketentuan. Ia menegaskan bahwa stok Biosolar untuk wilayah tersebut tersedia dan aman.

Ia menjelaskan jika terdapat lembaga penyalur yang sempat kosong, kondisi itu dipicu penyesuaian kuota karena lembaga tersebut sebelumnya telah menyalurkan BBM melebihi batas kuota yang telah ditetapkan.

Sebagai badan usaha milik negara yang mendapat mandat pemerintah untuk menjamin ketersediaan energi, Pertamina Patra Niaga berkomitmen menyalurkan BBM subsidi sesuai kuota dan titik layanan resmi yang diatur oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Lebih lanjut, Ahad menuturkan bahwa penyaluran ke setiap SPBU mengacu pada kuota resmi pemerintah. Pertamina Patra Niaga juga sedang berkoordinasi dengan pemerintah dan BPH Migas terkait kemungkinan penambahan kuota Biosolar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hingga November 2025, realisasi penyaluran Biosolar subsidi di Kabupaten Sikka mencapai 7 ribu KL atau sekitar 88 persen dari total kuota tahun 2025. Angka tersebut menunjukkan bahwa pasokan BBM subsidi masih mencukupi.

Pertamina juga memperketat pengawasan agar penyaluran BBM lebih tepat sasaran, khususnya kepada konsumen kendaraan yang berhak, serta meminimalkan potensi penyalahgunaan.

Dengan langkah tersebut, Pertamina berharap distribusi BBM subsidi tetap lancar dan situasi pelayanan di lapangan dapat kembali normal.

Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan segera melapor melalui Pertamina Contact Center 135 jika menemukan indikasi pelanggaran atau ketidaknyamanan di SPBU. (ant/ST)

Most Popular