spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tinjau Asrama PLUT, Wagub Johni Soroti Perawatan Fasilitas UMKM

KUPANG – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma meninjau langsung Asrama Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di kawasan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT, Selasa (25/2/2026) pagi. Dalam kunjungan tersebut, ia meminta agar seluruh fasilitas pendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dikelola dan dirawat secara maksimal.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan fasilitas penunjang pengembangan UMKM benar-benar berfungsi optimal dan memberi manfaat nyata bagi pelaku usaha.

PLUT merupakan lembaga di bawah naungan Kementerian Koperasi dan UKM yang menyediakan layanan nonfinansial secara komprehensif bagi pelaku UMKM. Layanan tersebut meliputi konsultasi bisnis, pendampingan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi produk, pengembangan sumber daya manusia, pemasaran, produksi, hingga membuka akses pembiayaan melalui tenaga konsultan pendamping.

Secara operasional, PLUT menjadi pusat informasi dan pendampingan bagi UMKM, khususnya di tingkat kabupaten dan kota. Program ini dirancang sebagai solusi strategis pemerintah dalam mendorong produk unggulan daerah agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

Dalam kunjungannya, Johni melihat langsung sarana dan prasarana yang tersedia, termasuk asrama PLUT yang memiliki 10 kamar dengan kapasitas tiga hingga empat orang per kamar. Asrama tersebut diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan maupun pendampingan usaha.

Namun, ia juga menemukan sejumlah fasilitas, khususnya ruang administrasi, yang dinilai kurang terawat. Kondisi itu langsung mendapat perhatian serius.

“Kita punya fasilitas yang baik untuk membantu UMKM berkembang. Karena itu harus dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan secara maksimal,” tegasnya.

Kepada Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTT, Lerry Rupidara, Wakil Gubernur menekankan pentingnya pengelolaan fasilitas secara profesional agar pelayanan kepada pelaku UMKM berjalan optimal dan berkelanjutan.

Menurutnya, keberadaan PLUT sangat strategis dalam meningkatkan kapasitas produksi, pemasaran, kelembagaan, serta kualitas sumber daya manusia pelaku usaha melalui pendampingan terpadu.

Pemerintah Provinsi NTT berharap PLUT benar-benar menjadi pusat bantuan terpadu bagi UMKM, mulai dari tahap perintisan usaha hingga tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing tinggi. (Sys/ST)

Most Popular