KEFAMENANU – Pembangunan empat Ruang Kelas Baru (RKB) di SMAN Bikomi Nilulat, Desa Sunkaen, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), terus dikebut. Hingga Kamis (19/2/2026), progres fisik gedung berukuran 8 x 32 meter itu telah mencapai 46 persen.
Capaian tersebut menjadi bukti kerja nyata Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 1618/TTU di wilayah perbatasan dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak bagi generasi muda.
Sejak pagi hingga sore, personel Satgas TMMD bersama warga setempat bahu-membahu menyelesaikan tahapan pekerjaan. Terik matahari dan medan yang menantang tak menyurutkan semangat gotong royong. Sinergi ini bukan hanya mempercepat progres pembangunan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di tapal batas negara.
Pekerjaan dilakukan secara terukur dan profesional, mulai dari pemasangan pondasi, penyusunan batako, hingga pengecoran struktur bangunan. Setiap tahapan diawasi dengan ketat untuk memastikan konstruksi kokoh dan berkualitas.
Koordinasi antara Satgas dan masyarakat menjadi kunci menjaga ritme pekerjaan tetap stabil sesuai rencana. Progres 46 persen ini tidak sekadar angka, melainkan simbol komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah perbatasan.
Pembangunan RKB tersebut diharapkan memberi kenyamanan dan keamanan bagi siswa dalam proses belajar mengajar. Kehadiran program TMMD di Desa Sunkaen pun dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Komandan Kodim 1618/TTU sekaligus Dansatgas TMMD wilayah perbatasan, Didit Prasetyo Purwanto, menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja kolektif antara personel dan warga.
“Kami berkomitmen memberikan yang terbaik bagi masyarakat perbatasan. Pendidikan adalah investasi masa depan, dan melalui TMMD ini kami ingin memastikan anak-anak di wilayah perbatasan memiliki fasilitas belajar yang memadai serta membanggakan,” ujarnya.
Ia memastikan seluruh personel akan terus bekerja maksimal agar pembangunan rampung tepat waktu dengan kualitas terbaik, sehingga ruang kelas baru segera dimanfaatkan siswa dan masyarakat sekitar. (Sys/ST)

