ATAMBUA – Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, memimpin Rapat Penerapan Sistem Percepatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Lantai I Kantor Bupati Belu, Rabu (7/1/2026).
Rapat tersebut bertujuan membahas strategi serta penerapan sistem percepatan PAD guna memastikan target pendapatan daerah tahun 2026 dapat tercapai secara optimal.
Dalam arahannya, Wabup Vicente menyampaikan apresiasi atas capaian PAD tahun sebelumnya yang dinilai sangat luar biasa berkat kerja keras seluruh perangkat daerah pengelola PAD. Ia mengaku optimistis Kabupaten Belu mampu mencatatkan peningkatan signifikan pada tahun anggaran mendatang.
“Dengan kerja luar biasa dan sistem yang sudah disiapkan bersama staf khusus Bupati, kita mampu mencapai PAD hingga Rp104 miliar. Ini capaian yang sangat luar biasa dan saya berterima kasih kepada bapak ibu sekalian,” ujar Wabup Vicente.
Ia menegaskan bahwa pada Tahun Anggaran 2026, Kabupaten Belu ditargetkan mencapai PAD sebesar Rp110 miliar, dan target tersebut dinilai realistis apabila seluruh sistem yang telah dirancang dapat dijalankan secara konsisten dan disiplin.
“Tahun 2026 kita diberikan target Rp110 miliar, dan saya yakin target itu bisa kita capai apabila sistem yang sudah disiapkan dijalankan dengan baik,” tegasnya.
Wabup Vicente meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya OPD pengelola PAD, untuk benar-benar mengikuti sistem yang telah ditetapkan, serta meningkatkan kedisiplinan dan koordinasi lintas sektor.
“Kalau sistem ini kita jalankan dengan baik, saya yakin target PAD tahun 2026 bisa tercapai,” katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan mencapai target PAD akan berdampak langsung pada kemampuan daerah dalam mendukung program pembangunan.
“Apabila target PAD tercapai, uang ini kembali ke kita. Kita memang masih kekurangan anggaran, sehingga upaya meningkatkan PAD sangat penting agar bisa digunakan kembali untuk pembangunan,” ungkapnya.
Secara khusus, Wabup Vicente juga meminta OPD pengelola PAD untuk tetap fokus, memperkuat koordinasi dengan staf khusus Bupati, serta menjaga komunikasi yang intensif dalam rangka mengejar target yang telah ditetapkan.
“Tugas kita bersama adalah memenuhi target PAD supaya anggaran bisa dialokasikan untuk program-program yang ada dan mampu menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Belu,” tandasnya.
Rapat tersebut dilanjutkan dengan pemaparan teknis oleh Staf Khusus Bupati Belu terkait mekanisme dan sistem percepatan PAD Tahun Anggaran 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Staf Khusus Bupati Belu, serta para pimpinan OPD pengelola PAD. (Sys/ST)

