Kupang, NTT – Wakapolda Nusa Tenggara Timur, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo, S.I.K., M.H., memimpin prosesi Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026 Panda Polda NTT yang digelar di Kota Kupang. Kegiatan ini menjadi penegasan komitmen Polri dalam mewujudkan rekrutmen bersih, transparan, dan bebas KKN.
Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa sumpah dan pakta integritas bukan hanya seremonial, tetapi janji moral seluruh unsur panitia dan peserta untuk menghadirkan proses seleksi yang jujur dan akuntabel sesuai prinsip BETAH. Ia mengingatkan bahwa pelanggaran integritas di tahap rekrutmen dapat merusak masa depan institusi sekaligus menggerus kepercayaan masyarakat.
Acara turut dihadiri Irwasda Polda NTT, Karo SDM, pengawas internal dan eksternal, rohaniawan, serta orang tua dan wali para calon siswa. Panitia mencatat terjadi lonjakan pendaftar hingga 148 persen dibanding tahun sebelumnya, yang dinilai sebagai indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen Polri yang semakin terbuka dan profesional.
Seleksi penerimaan Bintara Brimob TA 2026 berlangsung sejak 10 November hingga 23 Desember 2025 dengan metode One Day Service di setiap tahapan. Proses seleksi meliputi verifikasi administrasi, tes kesehatan, psikologi, uji jasmani, hingga sidang penentuan kelulusan, disertai pengawasan ketat dari berbagai instansi.
Wakapolda berpesan agar seluruh casis menjaga perilaku, mempersiapkan diri dengan baik, menghindari praktik percaloan, serta selalu memohon doa restu orang tua. Kepada panitia, ia menegaskan pentingnya menjaga profesionalitas dan marwah institusi dengan tetap mengedepankan integritas.
Kegiatan berlangsung khidmat dan mempertegas tekad Polda NTT untuk melahirkan Bintara Brimob yang berintegritas, bermental tangguh, dan siap mengemban tugas menjaga keamanan serta kehormatan bangsa. (Sys/ST)

