KEFAMENANU, TTU – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, meresmikan NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dalam Launching Ceremony yang berlangsung di halaman Gedung NTT Mart Kabupaten TTU, Jumat siang (23/1/2026).
Lokasi NTT Mart ini berada berdampingan dengan rumah jabatan Bupati TTU.
Peresmian NTT Mart tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi NTT dalam memperkuat kemandirian ekonomi daerah melalui penguatan gerakan cinta dan bangga terhadap produk lokal.
Kedatangan Gubernur NTT disambut secara adat melalui tutur adat, pengalungan selendang oleh Bupati TTU, serta tarian penyambutan khas daerah sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan masyarakat setempat.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati TTU, Ketua DPRD TTU, Kapolres TTU, Dandim 1618/TTU, Sekretaris Daerah TTU, serta jajaran Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten TTU.
Dalam sambutannya, Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur NTT atas peresmian NTT Mart yang dinilai menjadi ruang strategis bagi promosi dan pemasaran produk unggulan daerah. Ia menyebutkan, saat ini lebih dari 1.000 produk UMKM TTU telah difasilitasi oleh Dekranasda, bahkan sejumlah produk telah menembus pasar internasional.
“Tahun ini, Dekranasda Kabupaten TTU direncanakan akan mengikuti pameran di Belanda, dengan seluruh biaya operasional ditanggung oleh pihak penyelenggara di sana. Selanjutnya juga akan mengikuti pameran di Hungaria,” ungkap Bupati TTU.
Sementara itu, Gubernur NTT Melki Laka Lena dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kualitas produk lokal yang dimiliki Kabupaten TTU.
Menurutnya, TTU merupakan salah satu daerah di NTT yang memiliki produk unggulan dengan kualitas terbaik, baik di sektor kriya, kuliner, maupun produk UMKM lainnya.
“NTT Mart harus menjadi rumah besar bagi produk lokal, tempat UMKM tumbuh, berkembang, dan memiliki akses pasar yang berkelanjutan,” ujar Gubernur.
Peluncuran NTT Mart by Dekranasda Kabupaten TTU diharapkan menjadi awal kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, pelaku UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, guna meningkatkan daya saing produk lokal NTT di tingkat nasional hingga internasional.(Sys_ST)

