KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin rapat evaluasi Program Tahun Anggaran (TA) 2025 sekaligus perencanaan Program TA 2026 bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT Benyamin Nahak dan jajaran, di Kantor Dinas PUPR Provinsi NTT, Sabtu (31/1/2026).
Dalam rapat tersebut, Gubernur Melki menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap seluruh proyek infrastruktur lintas periode guna memastikan program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan Monumen Flobamora Rumah Pancasila di Kabupaten Kupang. Proyek ini sebelumnya telah ditinjau langsung oleh Gubernur bersama Bupati Kupang Yosef Lede dan Wali Kota Kupang Christian Widodo pada Kamis (22/1/2026).
Menurut Gubernur Melki, evaluasi dilakukan agar setiap program dan kegiatan pembangunan memiliki relevansi yang jelas serta sejalan dengan kebutuhan riil masyarakat NTT.
Ia menegaskan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas pemerintahan, mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, hingga Pemerintah Kabupaten/Kota.
“Proyek strategis harus dituntaskan dan memberikan manfaat nyata. Kita tidak ingin ada pembangunan yang berhenti di tengah jalan atau tidak berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Gubernur.
Selain itu, Gubernur Melki juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk mendorong percepatan penyelesaian proyek-proyek strategis, sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai bagian dari penguatan pembangunan berkelanjutan di daerah.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur serta memperkuat daya dukung ekonomi daerah di seluruh wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.(Sys/ST).

