spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bupati Belu Pimpin Pemakaman Kedinasan Mantan Bupati Johanes Stefanus Letto

ATAMBUA – Bupati Belu, Willybrodus Lay, memimpin upacara pemakaman secara kedinasan bagi almarhum Johanes Stefanus Letto, Bupati Belu periode 1983–1988.

Prosesi penghormatan terakhir tersebut berlangsung di Halaman Kantor Bupati Belu, Minggu sore (05/04/2026), dengan dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Willybrodus Lay menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian almarhum yang dinilai sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Belu.

“Kita semua hadir di tempat ini untuk mengantar kepergian salah satu putra terbaik Kabupaten Belu ke tempat peristirahatan terakhirnya. Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Belu, saya menyampaikan duka cita yang mendalam. Kepergian beliau bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi daerah yang pernah beliau pimpin dengan penuh dedikasi pada periode 1983 hingga 1988,” ujarnya.

Menurutnya, almarhum Johanes Stefanus Letto dikenal sebagai sosok pemimpin yang sederhana, tegas, serta memiliki komitmen tinggi dalam membangun daerah. Berbagai karya dan pengabdian yang ditorehkan selama masa kepemimpinannya disebut menjadi bagian dari fondasi pembangunan Kabupaten Belu yang masih dirasakan hingga kini.

“Semangat kerja, ketulusan dalam melayani masyarakat, serta integritas yang beliau tunjukkan merupakan teladan yang patut kita warisi bersama,” tambahnya.

Bupati juga menyinggung makna spiritual yang bertepatan dengan momentum Paskah. Ia menegaskan bahwa kebangkitan Kristus menjadi simbol kemenangan atas kematian dan dosa, serta menjadi pengharapan bagi setiap umat beriman.

Ia berharap seluruh kebaikan dan pengabdian yang telah dilakukan almarhum selama hidupnya menjadi berkat yang dikenang, sekaligus memohon agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Willybrodus Lay turut mengajak seluruh masyarakat untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan almarhum, terutama semangat pengabdian, persatuan, dan kecintaan terhadap daerah.

“Kepada almarhum, kami mengucapkan selamat jalan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menerima segala amal bakti beliau dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya,” tutupnya.

Upacara pemakaman kedinasan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Belu, pimpinan dan anggota DPRD Belu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, para pimpinan OPD, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, para ASN, serta keluarga besar almarhum yang datang memberikan penghormatan terakhir.(Sys).

Most Popular