KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melki Laka Lena menerima audiensi dari jajaran pimpinan perusahaan energi pada Selasa (14/4/2026) di ruang kerjanya. Pertemuan tersebut membahas potensi pengembangan energi baru terbarukan di NTT, khususnya energi panas matahari dan arus laut.
Audiensi tersebut dihadiri oleh CEO Pertamina New & Renewable Energy, John Anis bersama jajaran, CEO Tidal Bridge BV dari Belanda, Erick van den Eijnden, serta Direktur Utama PT Tidal Bridge Indonesia, Latif Gau.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana pengembangan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) Tidal Bridge di Larantuka, tepatnya di kawasan Selat Gonzalo yang dinilai memiliki potensi arus laut kuat untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik.
Gubernur Melki menyampaikan apresiasi atas rencana realisasi proyek tersebut yang dinilai strategis dalam memanfaatkan energi arus laut menjadi energi listrik guna memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, pengembangan energi baru terbarukan sangat penting bagi NTT yang memiliki potensi sumber daya alam besar, termasuk intensitas sinar matahari yang tinggi serta arus laut yang kuat di beberapa wilayah perairan.
Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT siap mendukung kebijakan serta arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menempatkan swasembada energi sebagai salah satu pilar utama dalam transformasi pembangunan nasional.
“Pemerintah Provinsi NTT siap mendukung berbagai program strategis nasional, termasuk pengembangan energi baru terbarukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian energi nasional,” ujar Melki.
Melalui pertemuan tersebut, Pemprov NTT menegaskan posisinya sebagai mitra aktif dalam merealisasikan visi besar nasional terkait swasembada energi. Dukungan ini juga menjadi bentuk komitmen daerah dalam memperkuat kedaulatan energi Indonesia, khususnya dari wilayah timur.
Dalam konteks pembangunan daerah, Pemprov NTT memandang swasembada energi sebagai instrumen penting untuk mengurangi ketimpangan pembangunan antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki, NTT dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia, terutama melalui pemanfaatan energi matahari dan arus laut yang melimpah.(Sys/ST).

