SOE,TTS – Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe, secara resmi membuka Turnamen Bupati TTS Cup 2026 yang digelar di Stadion Kobelete, Soe, Senin (20/7/2026). Turnamen tersebut diikuti oleh 24 tim sepak bola dari berbagai wilayah di Kabupaten TTS.
Dalam acara pembukaan, Bupati didampingi Wakil Bupati TTS Jhony Army Konay, Sekretaris Daerah Seperius Edison Sipa, pimpinan dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dandim 1621/TTS, Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen, Danyonif 929/MM, jajaran Kementerian Agama, Pengadilan Negeri Soe, Wakil Ketua dan anggota DPRD TTS, serta disaksikan ribuan masyarakat Kota Soe dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Eduard Markus Lioe mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen sebagai ajang mempererat persaudaraan sekaligus melahirkan atlet-atlet sepak bola yang mampu mengharumkan nama Kabupaten TTS.
Kepada 24 tim peserta, Bupati berpesan agar bertanding dengan penuh semangat serta menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan rasa persaudaraan.
“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Tampilkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan persaudaraan. Semoga tim terbaik yang keluar sebagai juara,” pesannya.
Bupati juga mengingatkan para wasit agar memimpin pertandingan secara adil, jujur, dan tegas sehingga seluruh pertandingan dapat berlangsung dengan baik.
Sementara kepada panitia penyelenggara, ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi dalam mempersiapkan turnamen tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras. Semoga turnamen ini berjalan aman, lancar, dan sukses hingga partai final,” ujarnya.
Menurut Bupati, Turnamen Bupati TTS Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat di Kabupaten TTS.
Namun di balik semarak pembukaan turnamen, sejumlah penonton menyoroti kondisi Stadion Oemanu yang dinilai membutuhkan pembenahan secara menyeluruh.
Salah seorang penonton, Yoram Aploegi, mengatakan kondisi stadion saat ini belum memadai untuk menjadi pusat pelaksanaan berbagai event olahraga berskala besar.
“Turnamen ini sangat bagus dan patut diapresiasi. Tetapi stadion ini sudah saatnya dibenahi secara menyeluruh. Fasilitasnya masih banyak yang perlu diperbaiki agar lebih nyaman bagi pemain maupun penonton,” katannya kepada wartawan.
Keluhan serupa disampaikan Emyba. Menurutnya, kondisi stadion masih jauh dari kata layak jika ingin menjadi kebanggaan masyarakat TTS.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten TTS dapat menjadikan pembenahan Stadion Oemanu sebagai salah satu prioritas pembangunan ke depan.
“Kalau stadion ini diperbaiki secara menyeluruh, tentu akan lebih layak digunakan untuk berbagai pertandingan sepak bola maupun cabang olahraga lainnya. Selain itu, masyarakat juga akan lebih nyaman saat datang menyaksikan pertandingan,” ujarnya.
Mereka berharap kehadiran Turnamen Bupati TTS Cup 2026 tidak hanya menjadi agenda olahraga tahunan, tetapi juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga di Kabupaten TTS sehingga mampu mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi di masa mendatang.(Sys/ST).

